Semarang, Idola 92.6 FM-Dalam beberapa hari ke depan, masyarakat Indonesia akan kembali menyaksikan sebuah tradisi tahunan yang begitu khas menjelang Hari Raya Idul Fitri, yakni tradisi mudik. Jutaan orang akan bergerak meninggalkan kota-kota besar untuk pulang ke kampung halaman, bertemu keluarga dan merayakan Lebaran bersama orang-orang tercinta.

Mobilisasi massal ini tentu bukan perkara sederhana. Pergerakan jutaan orang dalam waktu yang relatif bersamaan membutuhkan kesiapan yang matang terutama dari sisi transportasi, infrastruktur jalan, serta koordinasi antar-instansi agar perjalanan para pemudik dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.

Provinsi Jawa Tengah sendiri selalu menjadi salah satu simpul utama dalam arus mudik nasional. Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, diperkirakan sekitar 38,71 juta orang akan bergerak menuju Jawa Tengah pada musim mudik Lebaran tahun 2026 ini. Jumlah yang sangat besar dan tentu memerlukan kesiapsiagaan lintas sector.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari percepatan perbaikan infrastruktur jalan, penyiapan jalur utama maupun jalur alternatif hingga pembukaan posko terpadu mudik dari H-8 hingga H+7 Lebaran yang melibatkan berbagai instansi.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program mudik gratis menggunakan ratusan bus serta rangkaian kereta api untuk membantu para perantau pulang ke kampung halaman dengan lebih aman dan terjangkau.

Namun di sisi lain, tahun ini, ada beberapa tantangan yang juga perlu diantisipasi. Salah satunya adalah faktor cuaca. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi pada awal hingga pertengahan bulan Maret.

Artinya, kesiapan infrastruktur jalan, manajemen lalu lintas, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan cuaca menjadi hal yang sangat penting.

Lalu, sejauh mana kesiapan transportasi dan infrastruktur di Jawa Tengah dalam menyambut arus mudik Lebaran tahun 2026 ini? Apa saja langkah yang sudah disiapkan pemerintah? Dan apa saja hal yang perlu diperhatikan oleh para pemudik agar perjalanan mereka tetap aman dan nyaman?

Untuk mengurai persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber: Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Arief Djatmiko. (her/yes/dav)

Simak podcast diskusinya: