Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah mematangkan berbagai persiapan, menjelang penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI 2026, yang akan digelar di Kota Semarang.
Sekda Jateng Sumarno mengatakan kesempatan menjadi tuan rumah MTQ, harus dimanfaatkan sebaik mungkin melalui persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari pengalaman yang dirasakan para tamu dan peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
“Menjadi tuan rumah tidak hanya soal menyelenggarakan acara, tetapi bagaimana kita memuliakan tamu yang datang. Pelayanan yang ramah, nyaman, dan berkesan harus menjadi perhatian bersama,” kata Sumarno.
Sumarno menilai, momentum MTQ juga dapat dimanfaatkan untuk memerkenalkan potensi pariwisata serta produk UMKM Jateng kepada para tamu.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak pada suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga memberikan efek jangka panjang bagi sektor pariwisata daerah.
“Kita punya tujuan yang lebih luas lagi dari kegiatan ini, yakni agar orang berbondong-bondong ke Jawa Tengah. Ini momentumnya karena peserta dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Sementara Kepala Kanwil Kementerian Agama Jateng Saiful Mujab menambahkan, berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk penetapan logo resmi MTQ yang sebelumnya telah melalui proses seleksi dan akan menjadi ikon penyelenggaraan MTQ di Jateng.
“Melalui berbagai persiapan ini, Jawa Tengah berharap dapat meraih prestasi terbaik, bahkan bersaing untuk menjadi juara umum pada MTQ Nasional 2026,” ujarnya. (Bud)















