Semarang, Idola 92,6 FM-PGN terus memercepat pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di DIY.
Pada 2026, PGN menargetkan penambahan sekira 500 hingga 1.000 pelanggan baru di Kabupaten Sleman guna memerluas pemanfaatan energi gas bumi di wilayah tersebut.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan pengembangan jargas merupakan bagian dari dukungan perusahaan, terhadap agenda ketahanan energi nasional, termasuk upaya mengurangi ketergantungan pada energi impor. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke Sleman, kemarin.
“Pengembangan jaringan gas bumi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi. Pemanfaatan gas bumi domestik tidak hanya memberikan energi yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor elpiji,” kata Hery.
Hery menjelaskan, hingga saat ini, jumlah pelanggan jaringan gas di Sleman telah mencapai 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil.
Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Menurut Hery, gas bumi memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan energi berbasis tabung, di antaranya pasokan yang mengalir selama 24 jam, lebih praktis karena tidak memerlukan penggantian tabung, serta sistem distribusi yang lebih aman karena terintegrasi dan diawasi secara berkala.
“PGN memastikan pengembangan jaringan gas di DIY akan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keandalan infrastruktur, serta keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya. (Bud)















