Semarang, Idola 92,6 FM-Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat peningkatan konsumsi energi, selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026.
Berdasarkan data realisasi harian, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ritel jenis gasoline mengalami kenaikan sebesar 28,4 persen dari rerata normal 12.943 Kilo Liter (KL) menjadi 16.625 KL per hari.
Sementara konsumsi gasoil, tercatat menurun sebesar 10,2 persen dari 7.069 KL, menjadi 6.350 KL per hari.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan puncak konsumsi gasoline terjadi pada 19 Maret 2026, dengan volume mencapai 20.681 KL seiring meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik.
Taufiq menjelaskan, Pertamina telah mengantisipasi kenaikan konsumsi sejak awal periode Satgas RAFI.
Termasuk, dalam menghadapi puncak arus balik.
Menurut Taufiq, konsumsi BBM tertinggi di ruas jalan tol ada di Rest Area 429A saat arus mudik.
Sedangkan saat arus balik, konsumsi BBM tertinggi terjadi di Rest Area 291B.
“Jadi kami simpulkan untuk realisasi tersebut masih di bawah dari proyeksi yang kita kita perkirakan. Yang sudah kita build up stoknya hingga 30 persen, sehingga semuanya terlayani dengan baik. Kemudian yang menjadi perhatian beberapa sektor peningkatan konsumsi tertinggi itu terjadi di ruas B ya, di arus balik kali ini,” kata Taufiq.
Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, untuk stok sampai dengan hari ini masih aman untuk Gasolin rerata sebesar delapan kali lipat konsumsi normal.
“Kami berhasil pertahankan meskipun ada lonjakan konsumsi, tapi ada lonjakan konsumsi delapan kali lipat pun kita masih sanggup ngatasin,” pungkasnya. (Bud)















