Semarang, Idola 92,6 FM-Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah menyiapkan motorist, yaitu armada motor yang membawa bahan bakar dalam jeriken khusus.
Layanan ini digunakan, untuk membantu kendaraan yang kehabisan bahan bakar di jalan, terutama di titik-titik kemacetan yang tidak terduga.
General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Fanda Chirmianto mengatakan kehadiran motorist, diharapkan dapat memercepat penanganan kendaraan mogok karena kehabisan BBM, agar tidak memerparah kemacetan. Hal itu dikatakan saat ditemui di Rest Area KM 456A, Kamis (12/3).
“Tersedia 22 titik motorist, 13 titik modular dan 11 kios Pertamina untuk mendukung kelancaran layanan energi selama periode Satgas Ramadan dan Idul Fitri. Untuk memastikan layanan tetap optimal, sebanyak 309 SPBU di wilayah Jawa Tengah dan DIY akan beroperasi 24 jam, terutama di jalur utama yang aktif sepanjang hari,” kata Fanda.
Menurut Fanda, terkait dengan adanya pembukaan ruas jalan tol fungsional yang ada di wilayah Jateng dan Yogyakarta, pihaknya menempatkan petugas motorist siaga.
Termasuk, di jalur yang diperkirakan terjadi kepadatan dan menjadi simpul kemacetan lalu lintas.
“Tentu harapannya, masyarakat tidak ngepres ya kalau ngisi. Pas sudah mau habis baru ngisi. Jadi kita tidak berikan layanan khusus, tapi kita standby-kan motorist di beberapa titik simpul yang diperkirakan di situ terjadi perlambatan,” jelasnya.
Fanda menjelaskan, pihaknya juga menyiapkan mobile storage, yaitu mobil tangki yang telah terisi penuh BBM dan disiagakan di SPBU tertentu yang diprediksi mengalami peningkatan permintaan tinggi.
Total, terdapat 59 unit yang dapat digerakkan secara fleksibel sesuai kebutuhan. (Bud)















