Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah kembali melepas pemudik, untuk kembali ke Jakata melalui Program Balik Rantau Gratis 2026.
Terdapat tiga titik pemberangkatan, yaitu di Asrama Haji Donohudan, Terminal Mangkang Kota Semarang dan Terminal Bulupitu, Kabupaten Banyumas.
Kepala Dinas Perhubungan Jateng Arief Djatmiko mengatakan pemprov mengadakan programBalik Rantau Gratis, dengan menyediakan 84 bus yang diberangkatkan ke Jakarta dan Bandung dengan sekira 4.181 warga.
Termasuk di antara penumpang itu adalah mereka kalangan rental difabel hingga lansia.
Miko menjelaskan, program Balik Rantau Gratis diselenggarakan sebagai wujud kehadiran pemerintah bagi warga Jateng yang merantau ke Jabodetabek dan Bandung, terutama yang bekerja di sektor informal agar memeroleh sarana transportasi yang pasti, mudah, aman dan nyaman.
“Keselamatan dan kenyamanan jadi prioritas. Difabel dan lansia kita fasilitasi khusus, bahkan ada penjemputan dari rumah. Balik Rantau Gratis ini adalah sebagai wujud kehadiran pemerintah, khususnya bagi warga Jawa Tengah yang merantau ke Jabodetabek dan Bandung, agar mendapatkan sarana transportasi secara pasti, mudah, aman dan nyaman,” kata Miko.
Lebih lanjut Miko menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap program balik rantau cukup tinggi.
Pendaftaran yang dibuka pada 13 hingga 14 Maret 2026, langsung penuh dalam waktu singkat.
“Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang diselenggarakan Pemprov Jateng, menuai banyak apresiasi dari peserta. Program ini merupakan bagian dari skema pelayanan Pemprov Jateng bersama sejumlah pemerintah kabupaten/kota, Bank Jateng, dan para pemangku kepentingan lainnya,” pungkasnya. (Bud)









