Lebaran 2016, Kebutuhan Uang Kartal Meleset Dari Perkiraan

(Ilustrasi)

Semarang, Idola 92.6 FM – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah menyebutkan kebutuhan uang kartal selama Lebaran 2016 lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Iskandar Simorangkir mengatakan, pada Lebaran tahun sebelumnya kebutuhan uang kartal di masyarakat mencapai Rp 17,1 triliun. Sehingga pada Lebaran 2016, pihaknya memprediksi akan meningkat sebesar Rp 19 triliun.

“Kami perkirakan kenaikan uang kartalnya 10 persen dari Lebaran sebelumnya. Ternyata, setelah dihitung lagi, jumlahnya hanya naik sedikit,” terang Iskandar di Semarang, Senin (25/7).

Diakuinya, setelah Lebaran usai, jumlah kebutuhan uang kartal di masyarakat hanya Rp17,8 triliun. Artinya, kebutuhannya hanya meningkat Rp 7 miliar saja.

“Kondisi ini saya kira berkaitan dengan perlambatan ekonomi yang masih menimpa Indonesia,” jelasnya.

Hitungan prediksi kebutuhan uang kartal di masyarakat pada Lebaran 2016 sendiri, Iskandar berpedoman pada pembayaran gaji ke-13 dan 14 yang dibayarkan bersamaan. Sehingga, peluang masyarakat untuk membelanjakan uangnya menjelang dan selama Lebaran akan meningkat. (Budi A/Diaz A/Heri CS)

Artikel sebelumnyaTopic Of The Days: Jenjang Pendidikan Meningkat, Menurunkan Minat Berwirausaha Di Indonesia?
Artikel selanjutnyaJumlah TKI Jawa Tengah 9.366 orang