MUI Jateng Imbau Umat Tidak Terpancing Demo Dua Desember

Semarang, Idola 92.6 FM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Achmad Daroji mengimbau agar umat Islam di provinsi setempat tidak ikut terpengaruh berunjuk rasa ke Jakarta, maupun di kotanya masing-masing terkait dengan masalah dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur non aktif Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Menurut Achmad Daroji, kegiatan berunjuk rasa pada 2 Desember 2016 merupakan perbuatan sia-sia dan menimbulkan kesusahan bagi orang lain.

“Demo awalnya itu kan untuk memproses penistaan agama secara hukum, sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mau apa lagi. Umat Islam di Jawa Tengah tidak perlu ikut terpancing ke persoalan pilgub di Jakarta,” tegas Daroji di Semarang, Rabu (23/22/26).

Ia menyebutkan, aksi unjuk rasa dengan pengerahan massa yang begitu besar di Jakarta justru akan menimbulkan keresahan dan kemacetan lalu lintas. Sehingga, umat Islam di Jawa Tengah tidak perlu terpancing.

Aksi demo pada 2 Desember 2016 besok, diakuinya merupakan kelanjutan dari aksi demo 4 November 2016 tentang dugaan penistaan agama.

Lebih lanjut pihaknya, meminta kepada para pemimpin di negeri ini, untuk tidak memancing emosi dari umat Islam dengan mengeluarkan pernyataan provokatif. Sehingga, warga tidak saling dihadapkan karena kepentingan beberapa pihak. (R7/Budi A/Diaz A)

Artikel sebelumnyaKudus Jadi Contoh Pengembangan Cyber City
Artikel selanjutnyaMenakar Wacana Moratorium Ujian Nasional
Wartawan senior Radio Idola Semarang.