Musthofa Terpilih Sebagai Ketua Harian ISEI Semarang

Kudus, Idola 92.6 FM – Bupati Kudus H. Musthofa terpilih sebagai ketua harian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang periode 2016-2019, dalam rapat kerja ISEI yang digelar di Kudus. Pada kepengurusan ISEI periode sebelumnya, H Musthofa menduduki jabatan sebagai wakil ketua bersama Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof M. Nasir yang menduduki Ketua Umum ISEI Cabang Semarang.

ISEI beranggotakan para sarjana ekonomi yang kini menduduki jabatan pada berbagai lembaga baik pendidikan negeri dan swasta yang ada di Jawa Tengah. Prof Nasir berpesan agar para anggota ISEI tidak mencari sesuatu dari organisasi ini. “Sebab, tidak ada hasil dan keuntungan apapun,” katanya.

Keberadaan ISEI berperan untuk menyumbangkan pemikiran terkait perekonomian di Jawa Tengah. Dipilihnya Bupati kudus sebagai ketua harian ISEI juga bukan tanpa alasan sebab Kabupaten Kudus dinilai berhasil sebagai kabupaten dengan kondisi perekonomian yang kuat di Jateng. Bahkan, pertumbuhan ekonominya melebihi pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Lebih lanjut, mantan Rektor Undip tersebut mengatakan, untuk membangun ekonomi harus dilakukan secara bersama-sama melalui capacity building, karena tidak mungkin berdiri sendiri tanpa bidang yang lain.

“Aspek geografis Jawa Tengah yang merupakan central-nya pulau Jawa dan sebagai daerah transit antara Jakarta-Surabaya, maka harus dikembangkan ekonomi yang sesuai sumber daya di Jateng.”

Sementara itu, Bupati Kudus H. Musthofa dalam sambutannya bersyukur dengan kehadiran para pengurus ISEI Cabang Semarang mengikuti raker di Kudus sehingga bisa menjadi spirit bagi kabupaten kudus telah didatangi para ekonom. Kang Mus—panggilan akrab Bupati Musthofa meminta dukungan pada para ekonom tersebut agar kepemimpinannya di ISEI dapat berperan untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Jawa Tengah. (Tini Sutarwi/Heri CS)

Artikel sebelumnyaBulan Depan Kereta Blora Jaya Dan Cepu Ekspres Dihilangkan
Artikel selanjutnyaPengamat: Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pilkada Rendah