Polines Resmi Miliki Program Magister Terapan Telekomunikasi

Dr. Totok Prasetyo, B.Eng, MT (kanan) menyerahkan SK pembukaan prodi baru kepada Direktur Polines, Ir. Supriyadi, MT, Jumat (7/10).

Semarang, Idola 92.6 FM – Politeknik Negeri Semarang (Polines) resmi memiliki program studi (prodi) baru Teknik Telekomunikasi Program Magister Terapan. Penerimaan mahasiswa program magister terapan akan dibuka tahun depan.

Hal itu ditandai dengan telah terbitnya Surat Keputusan (SK) Menristekdikti no. 345/KPT/I/2016 tertanggal 13 September 2016 tentang Pembukaan Program Studi Teknik Telekomunikasi Magister Terapan Polines.

SK pembukaan prodi baru ini diserahkan langsung oleh Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Totok Prasetyo dan diterima oleh Direktur Polines, Supriyadi di Ruang Sidang Direktur, kampus Polines, Tembalang, Jumat (7/10/2016).

Dalam sambutannya Totok Prasetyo menyampaikan ucapan selamat atas pembukaan prodi baru ini. Dia berharap adanya program Magister Terapan semakin menambah kualitas pendidikan vokasi di Polines. “Agar Polines saat ini refocusing keunggulannya,” ungkapnya seperti dalam rilis yang diterima Radio Idola, Senin (10/10/2016).

Sementara tahun depan, ada 10 Politeknik yang akan direvitalisasi guna mendukung program Nawacita yang dicanangkan Presiden Jokowi yang salah satunya untuk penguatan pendidikan vokasi. “Untuk meningkatkan daya saing bangsa,” ungkapnya.

Sementara konsentrasi Kemenristekdikti saat ini, lanjutnya, prioritas pengembangan perguruan tinggi yang pertama adalah mutu, kedua relevansi dan ketiga akses.

Sementara Supriyadi mengaku bersyukur atas pembukaan program studi baru khususnya program magister terapan ini.

“Program studi jenjang magister terapan ini adalah pertama yang dimiliki Polines,” tukasnya.

Dengan penambahan prodi baru, Polines kini memiliki 23 program studi. Yaitu 1 prodi magister terapan, 10 prodi sarjana terapan, dan 12 program studi diploma tiga (d3). Sedangkan penerimaan mahasiswa program magister terapan akan dibuka tahun depan. (Diaz A/Heri CS)

Artikel sebelumnyaMensos Ingin Mahasiswa Bidik Misi Punya Etos Kerja
Artikel selanjutnyaKreativitas, Kunci Batik Tetap Menang Di Pasar Global