Ganjar: Jalan Berlubang Tinggal Sedikit, Masyarakat Ayo Terlibat

Semarang, 92.6 FM-Jalan rusak dan berlubang yang ada di Jawa Tengah ini sepanjang 900 kilometer, dan saat ini masih tersisa 400 kilometer. Tidak mudah untuk memerbaiki jalan rusak dan berlubang dalam waktu singkat, dan harus seluruh pemerintah daerah terlibat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, rerata jalan rusak dan berlubang mencakup jalan kabupaten/kota dan jalan nasional paling banyak. Untuk jalan nasional juga tidak sedikit ditemukan jalan rusak dan berlubang.

Sehingga, jelas Ganjar, tidak heran dirinya masih sering menemukan jalan berlubang dan melakukan penandaan. Hasilnya, memang pada saat diberi tanda langsung ada tindak lanjutnya.

Namun, lanjut Ganjar, yang memprihatinkan adalah ketika ada perorangan melakukan penambalan jalan, pemerintah daerah setempat tidak meresponnya.

“Di Sragen dan Grobogan itu ada orang dengan kerelaannya menambal jalan sendiri, itu kan pukulan bagi pemda setempat. Makanya, ketika saya tahu, saya capture terus saya teruskan ke kepala daerahnya,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, masih adanya jalan rusak dan berlubang di Jawa Tengah juga karena mantri jalan tidak bekerja efektif. Sehingga, ia meminta Dinas Bina Marga Pekerjaan Umum dan Cipta karya Jateng bisa menata ulang sistem kerja mantri jalan itu. (Bud)

Artikel sebelumnyaGubernur Minta KPID Yang Baru Bersikap Tegas Kepada Lembaga Penyiaran Penyebar Hoax
Artikel selanjutnya159 Kasus Kecelakaan di Jateng Disebabkan Jalan Berlubang