Bagaimana Keluar dari Ketergantungan Impor?

Semarang, Idola 92.6 FM – Kenaikan impor yang berbanding terbalik dengan ekspor selama Januari-Februari menjadi penyebab utama defisitnya neraca perdagangan Indonesia. Belum adanya industri yang bisa menghasilkan bahan baku substitusi impor menjadi salah satu penyebab ketergantungan impor.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, defisit neraca perdagangan yang sudah terjadi dalam dua bulan terakhir perlu menjadi perhatian bagi pemerintah. Apalagi, defisit tersebut sudah terjadi sejak Desember 2017. Menurut Suhariyanto, melonjaknya impor memang bukan tanpa alasan. Belum adanya industri yang bisa menghasilkan bahan baku subtitusi impor, menjadi penyebab ketergantungan terhadap impor masih cukup tinggi.

Lantas, bagaimana kita keluar dari ketergantungan Impor? Sejauh ini, sebenarnya sudah ada upaya atau niat belum pemerintah kita untuk berhenti melakukan impor—atau justru malah belum pernah sama sekali? Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Radio Idola Semarang mewawancara Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Prof Dwi Andreas Santosa. [Heri CS]

Berikut wawancaranya:

Artikel sebelumnyaPush Marketing Versus Pull Marketing
Artikel selanjutnyaIndonesia Mengalami Defisit Neraca Perdagangan, Apa yang Terjadi dan Bagaimana Mengatasinya?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini