Beras Memberi Andil Inflasi di Jateng 0,46 Persen

Semarang, Idola 92.6 FM – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Margo Yuwono mengatakan penyebab utama terjadinya inflasi di provinsi ini adalah naiknya harga beras, cabai-cabaian dan daging ayam ras.

Menurutnya, laju inflasi di Jateng pada Januari 2018 kemarin mencapai 0,88 persen, lebih tinggi bila dibandingkan nasional yang hanya 0,62 persen saja.

Untuk beras, jelas Margo, dipandang paling besar memberikan andil terjadinya inflasi di Jateng. Hal itu terjadi karena memang pasokan yang terbatas dan faktor cuaca.

“Inflasi di Januari itu kenapa tinggi, karena lebih disebabkan terjadinya kenaikan harga di beberapa komoditas volitile food. Bisa terkait dengan pasokan panen raya atau mungkin cuaca yang bisa memengaruhi harga secara umum. Ini terjadi di komoditas beras yang menyumbang inflasi sebanyak 0,46 persen karena pasokan terbatas dan cabai-cabaian karena musiman,” kata Margo, Senin (5/2).

Menurut Margo, hal paling strategis yang harus diwaspadai dalam menyikapi laju inflasi tinggi adalah menyangkut daya beli masyarakat. Jika harga komoditas terus naik, dikhawatirkan akan menurunkan daya beli konsumen. (Bud)

Artikel sebelumnyaMenakar Polemik Wacana Lembaga Pengawas KPK, Memperkuat atau Memperlemah?
Artikel selanjutnyaKUR Klaster Jadi Program Pemberdayaan Ekonomi Rakyat