Dinkes Jateng Ajak Pramuka Saka Bhakti Husada Sukseskan Germas di Masyarakat

Semarang, 92.6 FM – Dinas Kesehatan Jawa Tengah terus berupaya, untuk melakukan sosialisasi program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tengah masyarakat. Salah satu upayanya, dengan mengajak anggota Pramuka Saka Bhakti Husada untuk ikut membantu.

Kepala Dinkes Jateng dr Yulianto Prabowo, M.Kes mengatakan dengan semakin banyak melibatkan unsur atau elemen di dalam masyarakat, maka program Germas bisa berhasil dan diterapkan masyarakat sebagai upaya mewujudkan perilaku hidup sehat.

Menurutnya, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada sangat potensial untuk ikut dilibatkan di dalam menyukseskan program Germas tersebut.

Yulianto menjelaskan, dari karakternya sebagai anggota Pramuka yang berintegritas tinggi, maka program Germas di lingkungan masyarakat akan sangat berhasil. Sehingga, melalui kegiatan Saka Bhakti Husada, diharapkan pembangunan kesehatan masyarakat bisa terbantu. Terutama, yang kaitannya dengan kegiatan promotif preventif.

“Karena masalah kesehatan itu terkat dengan kesehatan lingkungan, maka Pramuka sebagai agen perubahan tentunya bisa dilibatkan. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga keluarganya dan masyarakat. Apalagi, jumlah tenaga kesehatan itu kan terbatas,” kata Yulianto, usai memberikan tanda penghargaan kepada anggota Pramuka Saka Bhakti Husada di Hotel Aston Inn, Rabu (5/9).

Sementara, Wakil Ketua Kwarda 11 Jateng Hernowo Budi Luhur menambahkan, anggota Pramuka Saka Bhakti Husada memang bisa diajak bekerjasama untuk menyukseskan setiap program kerja dari Dinkes Jateng. Sebab, beberapa program kerja dari Saka Bhakti Husada juga tidak berbeda jauh dengan kebijakan Dinas Kesehatan.

Menurutnya, di Saka Bhakti Husada ada enam krida yang mampu disinergikan dengan program kerja Dinkes Jateng. Yakni krida bina lingkungan sehat, krida bina keluarga sehat, krida bina gizi, krida pengendalian penyakit, krida bina obat dan krida PHBS.

“Di Saka Bhakti Husada ada enam krida, nah dari itu adik-adik kita mendapat keterampilan dalam rangka membekali hidupnya. Sehingga, anggota Saka Bhakti Husada itu akan bisa membina diri dan lingkungan. Jadi, apa yang dikerjakan anggota Saka Bhakti Husada sama dengan program kerja Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan melibatkan anggota Pramuka Saka Bhakti Husada ke tengah masyarakat untuk mengajarkan perilaku hidup sehat, maka masyarakat akan terhindar dari penyakit dan lingkungan menjadi bersih serta sehat. (Bud)

Artikel sebelumnya100 Hari Kerja Pertama Ganjar, APBD Perubahan 2018 Akan Dibenahi
Artikel selanjutnyaEmpat Ribu Makanan Disiapkan Untuk Pesta Rakyat Tasyakuran Ganjar-Yasin