Kembalinya Artis ke Panggung Politik, Mampukah Popularitas Mengerek Elektabilitas?

Semarang, Idola 92.6 FM – Sejumlah partai politik kembali menjadikan artis sebagai calon anggota legislatif. Popularitas mereka diyakini bisa mendongkrak elektabilitas partai pada Pemilu Legislatif 2019. Namun, tak semata popularitas, partai diingatkan juga untuk menguatkan kapasitas mereka.

Diketahui, sejumlah partai akan menjadikan artis sebagai calon anggota legislatif (caleg). Di antaranya PAN, Nasdem dan partai baru, Partai Berkarya. PAN misalnya, ada pelawak Miing dan Narji. Kemudian, penyanyi Denada. Adapun di Nasdem, ada Nava Urbach, Syahrul Gunawan, Lucky Hakim, dan Della Puspita. Sementara itu, sejumlah artis juga diklaim akan bergabung dengan Partai Berkarya. Di antaranya, artis kawakan seperti Paramitha Rusady dan Sultan Djorghi. Mereka maju menjadi bakal caleg DPR dari partai yang diketuai Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Selain itu, ada pula sejumlah artis kondang lain yang mengikuti jejak Paramitha dan Sultan Djorghi. Mereka adalah Raslina Rasidin, Annisa Trihapsari, Donny Kesuma, serta Andy Arsyil Rahman. Sekjen PAN-Eddy Soeparno mengungkapkan, menjadikan artis sebagai caleg karena artis punya modal popularitas. Modal itu bisa ikut menyumbang elektabilitas partai pada Pemilu 2019.

Lantas, bagaimana fenomena ini? Dari proses demokrasi—bisa dikatakan ini hal wajar atau kemunduran karena mereka tak memiliki latar belakang ilmu perpolitikan? Cukup signifikankah, popularitas para artis mengerek elektabilitas parpol? Dilihat dari kinerja selama ini, caleg yang berasal dari kalangan artis, mampukah menunjukkan kapasitas dan prestasi mereka di Dewan—atau justru hanya pemanis parlemen? Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Radio Idola Semarang mewawancara Pengamat politik Prof Lili Romli. [Heri CS]

Berikut diskusinya:

Artikel sebelumnyaTingkatkan Jumlah Kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri, Bidan Desa Diminta Ikut Aktif Daftar Bayi Dalam Kandungan
Artikel selanjutnyaMenimbang Plus-Minus Tak Adanya Perubahan APBN 2018
Editor In Chief Radio Idola Semarang.