Pemprov Siap Dukung RUU Penilai Segera Dilahirkan

Semarang, Idola 92.6 FM – Pelaksana harian Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengatakan tenaga profesi penilai merupakan keahlian yang sangat dibutuhkan. Terutama, untuk mendukung pembangunan daerah.

Tenaga penilai atau yang disebut apprasial itu, jelas Yasin, harus mampu memberikan penilaian kaitannya dengan ganti untung.

Terkait dengan rintisan undang-undang tentang profesi penilai, Yasin menyatakan, pemprov siap mendorong realisasinya.

“Pemprov mendorong, ya. Apalagi tadi juga didatangkan anggota DPR RI, semoga RUU ini bisa cepat lah dan semua kerjanya enak,” kata Taj Yasin saat membuka diskusi tentang Urgensi Undang-Undang Penilai Dalam Akselerasi Pembangunan Untuk Kemaslahatan Negeri di Hotel Gumaya Semarang, Senin (12/11).

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menambahkan, dengan perkembangan zaman yang berkembang, terutama di sektor industri e-commerce, para penilai juga harus mengembangkan kompetensinya.

“Dunia sudah berubah. Orang berdagang atau punya usaha tidak perlu harus ke kantor atau gudang yang besar. Cukup lewat handsetnya, dia bisa memenuhi kebutuhan pelanggannya. Kan banyak sekarang perusahaan startup transportasi misalnya, kantornya kecil tapi tidak punya armada mobilnya. Atau jualan barang, tapi gudangnya tidak punya dan cukup menggerakkan kapal harus ke mana dengan handsetnya,” ucap Mardiasmo.

Lebih lanjut Mardiasmo menjelaskan, dengan perkembangan zaman yang sudah canggih itu maka profesi penilai juga harus meningkatkan kemampuannya.

“Pada masa lalu itu, para tenaga profesi penilai melakukan pekerjaannya menilai sesuatu yang terlihat. Mulai dari barang-barang bergerak maupun tidak bergerak. Namun, karena kondisi zaman yang sudah berubah, maka profesi penilai juga harus mengikuti perubahan zaman,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaRukma: Pelajar Bercandanya Tidak Seperti Itu
Artikel selanjutnyaBagaimana Mengatasi Problem Reformasi Birokrasi yang Masih Belum Optimal?