Tambah Apotek Pengampu, BPJS Kesehatan Ingin Pastikan Tak Ada Kekosongan Obat Untuk Program PRB

Semarang, Idola 92.6 FM – Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang Bimantoro mengatakan pihaknya memerluas pelayanan obat bagi peserta Program Rujuk Balik (PRB), dengan menambah tiga apotek PRB.

Penambahan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Apotek Kimia Farma 71 Semarang di Jalan Dr. Soetomo Nomor 3 Semarang, Apotek Kimia Farma 18 Semarang Jalan Pemuda Nomor 135 Semarang dan Apotek Kimia Farma 324 Semarang di Villa Ngalian Permai Bl B/1 Ngaliyan Ngaliyan Semarang.

Dalam rilis Bimo, panggilan akrabnya menjelaskan, sampai dengan saat ini BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Semarang telah bekerjasama dengan delapan apotek PRB di Kota Semarang dan lima apotek PRB di Kabupaten Demak.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Semarang, jelas Bimo, tercatat jumlah peserta dengan sembilan penyakit yang masuk dalam PRB. Di antaranya diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, epilepsi, stroke dan lupus. Sedangkan jumlah peserta PRB pada 2016 sebanyak 50.734, dan di 2017 menjadi 59.445 peserta. Sementara pada semester I 2018, jumlahnya telah mencapai 62.923 peserta.

“Tren peningkatan jumlah peserta Program Rujuk Balik saat ini sangat pesat, sudah mencapai lebih dari 62 ribu. Sehingga kami perlu menambah kerja sama dengan apotek rujukan lainnya,” kata Bimo.

Lebih lanjut Bimo menjelaskan, dengan peningkatan jumlah peserta PRB itu, maka diperlukan perhatian khusus. Sehingga, dengan penambahan kerja sama bisa meminimalkan potensi terjadinya kekosongan obat di fasilitas kesehatan tingkat primer. (Bud)

Artikel sebelumnyaTunggakan Iuran Membengkak, BPJS Kesehatan Rekrut Kader JKN-KIS
Artikel selanjutnyaTjahjo: Kami Siapkan Surat Edaran Untuk Gubernur Yang Bantu Lombok Pakai Anggaran Daerah

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini