Dinkes Jateng Jalin Kerja Sama Dengan Queenland University of Technology Terutama Soal Manajamen Kedaruratan

Kepala Dinkes Yulianto Prabowo menyaksikan kerja sama antara Wagub Taj Yasin dengan perwakilan dari Queenland of Technology Cynthia Cliff tentang peningkatan pelayanan kesehatan berbasis manajemen sistem informasi.

Semarang, Idola 92.6 FM – Dinas Kesehatan Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Queenland University of Technology-School Public Health and Social Work Faculty of Health, Rabu (10/7).

Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo mengatakan, kerja sama itu menindaklanjuti Rencana Aksi Kerja Sama selama lima tahun ke depan. Yakni kerja sama di bidang kesehatan, terutama peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Jateng.

Menurutnya, kerja sama itu meliputi digitalisasi sistem informasi kesehatan dan penguatan kapasitas manajemen krisis dan penanganan kedaruratan atau kejadian luar biasa (KLB).

Yulianto menjelaskan, kerja sama lainnya adalah manajemen pengelolaan limbah medis dan penanganan pelayanan kesehatan masyarakat dan rumah sakit tanpa sekat. Yaitu, pelatihan sumber daya manusia, nutrisi, psikologi dan penanganan trauma.

“kerja sama ini dalam waktu lima tahun ke depan, dan kami sangat senang dengan kerja sama yang terjalin ini. Tentunya, dari pihak Queenland siap melatih dan menerima tenaga dari Dinas Kesehatan,” kata Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, pelatihan yang diberikan dari Queenland of Technology itu mengenai pemantapan pengetahuan manajemen teknologi informasi.

“Manajemen informasi kesehatan secara integrasi dalam sistem informasi, sangat penting bagi Dinas Kesehatan Jawa Tengah. Sebab, jumlah rumah sakit yang di bawah pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota sangat banyak,” jelasnya.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyatakan, melalui kerja sama yang dilakukan Dinas Kesehatan dengan Queenland of Technology diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa di provinsi ini. Sehingga, upaya mengurangi angka kesakitan dan menekan angka kematian di Jateng bisa terwujud.

“Pihak Universitas di Queenland akan memberikan dukungan teknis peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan sistem informasi manajemen yang lebih praktis. Salah satunya, penggunaan komunikasi telepon seluler yang terhubung dengan rumah sakit,” ucap Gus Yasin. (Bud)

Artikel sebelumnyaDefisit Sulit Dihindari karena Impor Migas Masih Dominan
Artikel selanjutnyaTantangan Menteri Muda adalah Memimpin Birokrasi

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini