Pemprov Jateng Berharap Dapat Berkah Dari Pelaksanaan Piala Dunia U-20 Pada 2021

Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau Stadion Manahan Solo yang sedang dalam tahap renovasi.

Semarang, Idola 92.6 FM – Indonesia terpilih menjadi tuan rumah, dalam penyelenggaraan Piala Dunia usia 20 tahun pada 2021 mendatang. Karena, pelaksanaan sepakbola bergensi bertaraf internasional itu sebagian lokasinya ada di Jawa Tengah.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan Jateng mendapat bagian dari pelaksanaan Piala Dunia U-20 pada 2021, karena beberapa stadion besar di provinsi ini ditunjuk untuk menyelenggarakan pertandingan sepakbola. Salah satunya adalah Stadion Manahan Solo.

Ganjar menjelaskan, Stadion Manahan Solo dianggap sudah memenuhi syarat menyelenggarakan sepakbola berkelas internasional. Namun, masih ada satu stadion yang juga layak menyelenggarakan. Yakni, Stadion Jatidiri Semarang yang diperkirakan selesai pembangunannya pada 2021 mendatang.

Menurutnya, ajang Pialai Dunia U-20 tidak kalah bergengsi dibanding Piala Dunia senior. Karena, akan banyak pemain bertalenta dan banyak tamu mancanegara datang menyaksikan.

Oleh karena itu, ajang Piala Dunia U-20 diharapkan bisa menjadi berkah bagi Jateng untuk mempromosikan pariwisatanya.

“Itu kesempatan kita, kesempatan untuk mempromosikan Jawa Tengah dan kesempatan untuk kita merawat fasilitas olahraga agar bisa ditampilkan kepada mereka. Dan ini juga bisa menjadi trigger, kan tahun 2021. Harapan saya, Jatidiri juga sudah selesai. Tentu, ini momentum yang dalam dua tahun ke depan kita mesti menyiapkan baik-baik jangan sampai kehilangan momentum,” kata Ganjar, kemarin.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, dengan datangnya jutaan penonton dari seluruh penjuru dunia akan menjadi berkah bagi Jateng sebagai salah satu daerah yang menyelenggarakan pertandingan sepakbola kelas dunia itu.

“Jangan sampai kehilangan momentum. Ini adalah devisa dan promosi,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBawaslu Jateng Dinilai Terbaik Dalam Penyelenggaraan Kehumasan dan PPID
Artikel selanjutnyaPeople First, Strategy Second!

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini