Asosiasi Pedagang Bandungan Buat Aplikasi Penjualan Sayuran Secara Online Siasati Keadaan  

Aplikasi PSBB pedagang Pasar Bandungan.

Semarang, Idola 92,6 FM-Asosiasi pedagang Pasar Bandungan, Kabupaten Semarang membuat aplikasi penjualan sayuran dan buah-buahan segar untuk menyiasati keadaan pandemi. Sebab, sejak wabah COVID-19 melanda ada larangan berjualan di pasar.

Pencetus aplikasi Pusat Sayur dan Buah Bandungan (PSBB) Riza Rifai mengatakan ide aplikasi itu sebenarnya muncul dua bulan kemarin, dan menjadi jalan untuk menggairahkan kembali perekonomian di Pasar Bandungan. Aplikasi itu menawarkan berbagai macam sayuran dan buah segar khas Bandungan, termasuk kulinernya.

Rifai menjelaskan, bersama beberapa warga Kelurahan Bandungan yang ikut tergerak kemudian dikumpulkan pedagang sayuran dan buah serta penjual makanan dan minuman. Setelah disetujui camat setempat, aplikasi itu kemudian mulai dikenalkan ke masyarakat luas.

Menurutnya, saat ini sudah ada 100 mitra pedagang yang bergabung ditambah petani serta pelaku UMKM.

“Piye caranya meningkatkan perekonomian pasar. Padahal, pasar ini kan sebagai ikon dari Bandungan. Sayurannya, buahnya dan macam-macam. Akhirnya tercetus ide, bagaimana membuat aplikasi online untuk penjualan sayuran dan buah-buahan Bandungan. Transaksinya online, tapi belum banyak yang beli. Dalam sehari antara Rp1,5 juta-Rp2 juta,” kata Rifai, Sabtu (13/6).

Lebih lanjut Rifai menjelaskan, mekanisme kerja aplikasi PSBB itu cukup mudah. Pembeli bisa langsung memesan ke nama penjualnya yang telah dipilih sendiri, dan kemudian dilanjutkan proses transaksi.

“Misal pengen beli tahu, dan di aplikasi itu penjual tahu kan cukup banyak. Pembeli tinggal pilih yang mana, dan nanti proses transaksi dilanjutkan. Aplikasi PSBB ini bisa diunduh di Play Store,” pungkasnya. (Budi aris)

Artikel sebelumnyaPertamina Tetap Jalankan Protokol Kesehatan di SPBU Di Masa Transisi New Normal
Artikel selanjutnyaPemprov  Minta Ada Petugas Khusus Yang Operasi Rutin di Pasar Tradisional