Bandara Ahmad Yani Raih Predikat Bandara Sehat di Masa Pandemi

Petugas di Bandara Ahmad Yani
Petugas di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang membersihkan setiap pegangan dan sudut yang sering dipegang pengunjung.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mendapat penghargaan sebagai bandara sehat 2020, yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan di masa pandemi ini. Sehingga, masyarakat pengguna moda transportasi pesawat terbang tidak perlu ragu atau khawatir jika akan melakukan penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengatakan pihaknya telah melakukan dan melaksanakan semua prosedur, dalam rangka upaya pencegahan dan penularan COVID-19. Termasuk, meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan secara baik dan benar.

Menurutnya, seluruh protokol kesehatan sudah dijalankan sesuai dengan prosedur dan standar dari Kementerian Kesehatan.

Hardi menjelaskan, pihaknya terus mengutamakan dan meningkatkan kebersihan dan fasilitas layanan yang baik di Bandara Ahmad Yani Semarang. Sehingga, para pengguna akan merasa nyaman dan aman.

“Tahun 2020 ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memperoleh predikat bandara sehat. Juara tiga secara nasional, mewakili hampir seluruh bandara dari AP I dan AP II. Ini adalah satu kerja sama di dalam pelaksanaan pelayanan publik, di mana pelayanan publik ini khusus untuk masa pandemi COVID-19 bahwa protokol kesehatan telah dilaksanakan secara baik,” kata Hardi, kemarin.

Hardi Ariyanto, General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang:

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, seluruh pegawai maupun karyawan yang berada di areal Bandara Ahmad Yani Semarang dituntut untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya, dengan menjaga kesehatan dan kebersihan di areal bandara.

“Bandara Ahmad Yani terus berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Kami akan terus mempertahankannya, agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berada di bandar udara,” jelasnya.

Diketahui, penilaian Bandara Ahmad Yani dilakukan sejak Juni sampai November 2020. Meliputi pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan fasilitas kebersihan cuci tangan, penggunaan alat pelindung diri seluruh petugas bandara dan penyediaan tempat Rapid Test. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinporapar Jateng Belum Terima Jadwal Kapal Pesiar 2021
Artikel selanjutnyaMengenal Dodih, Petani Milenial dari Lembang

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini