Bandara Ahmad Yani Semarang Siap Tambah Rute Penerbangan Domestik

Pesawat parkir
Sejumlah pesawat parkir di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Semarang, Idola 92,6 FM – Meskipun belum banyak orang yang melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang, namun Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang akan terus berupaya menggenjot jumlah penumpang sampai akhir tahun ini. Salah satunya, mengajukan usulan pembukaan rute penerbangan domestik ke Kementerian Perhubungan.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengatakan pihaknya akan mengajukan usulan penambahan rute baru, untuk penerbangan domestik. Usulan tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan pada pekan depan.

Hardi menjelaskan, rute penerbangan baru yang akan dibuka itu melayani penerbangan ke wilayah timur dan barat Indonesia.

Menurutnya, untuk penambahan rute yang diusulkan tidak termasuk layanan penerbangan ke Yogyakarta International Airport karena jaraknya terlalu dekat.

“Sementara tidak kita masukkan. Itu terlalu dekat. Jadi, nanti ada penambahan rute ke wilayah timur dan barat. Wilayah timur dan barat ini yang segera saya tambahkan. Nanti, rencana Joglosemar dari Kementerian Perhubungan maupun Kementerian PUPR akan dibuat transportasi masal kereta api. Ke depan perencanaannya seperti itu, sehingga terhubung bandara yang ada di Joglosemar,” kata Hardi, Kamis (3/9).

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, untuk wilayah Joglosemar nantinya akan dilayani dengan kereta api yang menghubungkan antarwilayah.

“Jadi, kalau penumpang ke Yogya dari Semarang bisa naik kereta,” jelasnya.

Hardi menjelaskan, untuk saat ini kondisi penerbangan di Bandara International Jenderal Ahmad Yani Semarang sudah mengalami peningkatan pada Agustus 2020 dibanding bulan sebelumnya. Hal itu sejalan dengan diberlakukan aturan baru, sehingga memudahkan para pengguna yang menggunakan moda pesawat terbang. (Bud)

Artikel sebelumnyaBisnis Properti Mulai Meningkat Di Tengah Pandemi
Artikel selanjutnyaOktober, Uji Klinis Ketiga Vaksin Kerja Sama dengan Sinovac Ditarget Selesai