Bandara Ahmad Yani Semarang Siapkan Konter Khusus Untuk Pelayanan Pengembalian Tiket Pesawat

Penumpang mengurus tiket
Penumpang mengurus tiket penerbangan yang sudah terlanjur dibeli.

Semarang, Idola 92,6 FM – Penghentian sementara layanan penerbangan komersial di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, berdampak pada 21 rute penerbangan domestik yang biasa terlayani. Oleh karena itu, pihak bandara menyediakan konter khusus bagi masyarakat pemegang tiket pesawat periode penghentian sementara layanan operasi untuk melakukan pengembalian tiket atau refund.

Communication and Legal Section Head Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Danar Suryantono mengatakan ke-21 rute penerbangan yang terdampak itu di antaranya adalah tujuan ke Denpasar, Jakarta, Bandung dan Surabaya serta Balikpapan. Periode penghentian sementara layanan penerbangan domestik, dimulai pada 25 April hingga 31 Mei 2020.

Danar menjelaskan, bagi masyarakat yang sudah terlanjur membeli tiket dengan waktu penerbangan di masa penghentian sementara layanan itu bisa menghubungi pihak maskapai. Yakni, untuk dilakukan refund ataupun reschedule atau penjadwalan ulang penerbangan.

Menurutnya, pihak bandara telah menyediakan konter khusus yang bisa dipakai untuk aktivitas refund maupun penjadwalan ulang dengan pembagian waktu agar tidak terjadi penumpukan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal periode penerbangan tersebut, agar menghubungi pihak maskapai untuk melakukan refund atau penjadwalan ulang. Bandara menyediakan konter bagi masyarakat untuk hal tersebut, sehingga pengaturan waktunya dilakukan operator penerbangan atau maskapai untuk menghindari terjadinya penumpukan di bandara. Jadi, di bandara tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19,” kata Danar, Selasa (28/4).

Lebih lanjut Danar menjelaskan, pihaknya tetap akan memonitor layanan refund, reroute atau penjadwalan ulang penerbangan yang dilakukan maskapai penerbangan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan pencegahan virus Korona.

“Tetap ada pembatasan jarak, dan kewajiban memakai masker. Kami akan selalu mengupayakan, tidak terjadi penumpukan atau ramainya aktivitas masyarakat yang akan menukar tiker pesawatnya di bandara,” jelasnya.

Terkait dengan penghentian sementara layanan penerbangan, lanjut Danar, bisa sesuai jadwal atau diperpanjang menyesuaikan dinamika pandemi di Tanah Air. Namun demikian, dirinya berharap pandemi bisa cepat berakhir. (Bud)

Artikel sebelumnyaAkibat Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Jateng Diprediksi Merosot
Artikel selanjutnyaPertamina MOR IV Sumbang 200 APD ke RS Rujukan COVID-19