Jadi Kluster Penyebaran Virus Corona, Tiga Pasar di Semarang Di Tutup

Semarang, Radio idola 92,6 –  Tiga pasar tradisional yang menjadi cluster baru penularan Covid-19 di Kota Semarang ditutup sementara. Tiga pasar tersebut yakni Pasar Prembaen di Jalan Depok, Pasar Jati di Kecamatan Banyumanik atau Pasar Rasamala,  dan Pasar Karimata atau Pasar Burung.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan,  Dinas Perdagangan Kota Semarang menutup sementara Operasional pasar selama tiga hari kedepan.

“Strelisasi akan dilakukan tim gugus tugas, termasuk melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin selama pasar tersebut di tutup,” ungkap Fravarta, kamis (4/6/2020)

Ia mengatakan, selanjutnya pihaknya secara tegas melarang pedagang untuk berjualan, jika mereka tidak menaati protokol Kesehatan saat beraktivitas, mulai dari memakai masker jaga jarak hingga rutin melakukan cuci tangan. Ia juga menghimbau kepada para pembeli untuk memakai masker, serta wajib mencuci tangan sebelum masuk ke area Pasar.

“Dinas Perdagangan sudah menyediakan tempat Cuci tangan di setiap pasar tradisional yang diletakkan di setiap pintu masuk,” ungkapnya

Fravarta menambahkan, nantinya petugas di masing masing pasar   akan rutin melakukan patrol, untuk mengingatkan para pedagang dan pembeli agar bisa menerapkan protokol kesehatan di area Pasar.( widi wicaksono)

Artikel sebelumnyaPemkot Semarang Waspadai Peningkatan Angka Kehamilan Di Tengah Pandemi
Artikel selanjutnyaIsmanto, Seniman Bersolidaritas melalui Barter Karya dengan Bahan Pangan