Jasa Marga Sosialisasikan Kegiatan Berkendara Yang Berkeselamatan

Jalan tol Surabaya-Gempol
Ruas jalan tol Surabaya-Gempol terlihat dari atas. (FOTO ISTIMEWA)

Semarang, Idola 92,6 FM – Jasa Marga terus menggelar sosialisasi tentang keselamatan berkendara di jalan tol, untuk meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas hingga timbul jatuh korban jiwa. Sosialisasi dilakukan dengan menggelar acara temu pelanggan secara virtual, dengan melibatkan sejumlah mitra Jasa Marga dan masyarakat pengguna jalan tol, kemarin.

Jasamarga Transjawa Toll Road Regional Division Head Reza Febriano mengatakan pihaknya membawahi empat ruas jalan tol induk, dan delapan ruas jalan tol anak perusahaan. Di antaranya adalah ruas Jakarta-Cikampek, ruas jalan tol Semarang ABC, ruas jalan tol Semarang-Batang dan ruas jalan tol Surabaya-Mojokerto.

Reza menjelaskan, dalam sosialisasi tentang keselamatan berkendara di jalan tol itu ada lima keselamatan yang harus diketahui. Yakni manajemen keselamatan jalan, jalan berkeselamatan, kendaraan berkeselamatan dan pengguna jalan berkeselamatan serta tanggap darurat pasca-keselamatan.

Menurutnya, lima pilar berkeselamatan di jalan tol itu sudah diatur dalam standar pelayanan minimum sesuai peraturan dari menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Ada tiga kriteria dalam kegiatan di jalan tol yang berkeselamatan. Pertama harus memenuhi kriteria self enforcement, yakni jalan tol harus menciptakan kepatuhan bagi pengguna jalan. Kriteria kedua adalah self explaining, atau informasi lengkap kepada pengguna jalan. Dan yang ketiga adalah forgiving road and roadside, atau pengurangan risiko fatalitas,” kata Reza.

Reza Febriano, Jasamarga Transjawa Toll Road Regional Division Head:

Lebih lanjut Reza menjelaskan, melalui kegiatan temu pelanggan secara virtual itu diharapkan bisa mengedukasi tentang pentingnya keselamatan berkendara selama di jalan tol. Tujuannya, untuk mengurangi angka kecelakaan dan mencegah jatuh korban jiwa akibat kecelakaan.

“Lewat acara itu juga kami meminta masukan kepada mitra Jasa Marga dan masyarakat pengguna jalan tol, agar kami bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pengguna jalan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaSepuluh Bulan Covid-19: Bagaimana Menggugah Kesadaran Bersama Melawan Pandemi?
Artikel selanjutnyaOJK Terus Upayakan Pemulihan Ekonomi Jateng Hingga Akhir Tahun