Lebih Dekat bersama Sigit Kusumawijaya, Inisiator Indonesia Berkebun

Sigit Kusumawijaya, Arsitek, dan Co-Inisiator Indonesia Berkebun

Semarang, Idola 92.6 FM- Bercocok tanam lambat laun mulai menjadi gaya baru. Dengan memanfaatkan pekarangan atau kebun yang tak seberapa besar di sekeliling rumah, kaum urban mulai mengakrabi bertani dengan cara baru.

Hal itu pula yang kemudian memunculkan sebuah gerakan yang mengkampanyekan urban farming. Gerakan itu salah satunya digaungkan oleh Indonesia Berkebun. Misinya, menyebarkan semangat positif untuk lebih peduli lingkungan dan perkotaan dengan program urban farming. Indonesia Berkebun mengajak kaum urban untuk memanfaatkan lahan tidur atau nganggur di kawasan perkotaan dan mengubahnya jadi lahan pertanian atau perkebunan produktif oleh masyarakat sekitar. Hasilnya, hasil tanaman dari lahan tersebut pun dapat dikonsumsi oleh warga kota.

Masyarakat mulai menanam sayuran lokal yang banyak disukai dengan memanfaatkan pekarangan rumah.  Atau bisa juga berkebun dengan pot, dan hidroponik. Semua bisa dimanfaatkan untuk membangun ketahanan pangan dari rumah.

Komunitas Indonesia Berkebun yang bergerak di bidang pertanian kota atau “urban farming” mengajak masyarakat di setiap daerah agar mulai menanam berbagai macam sayuran lokal selama pandemi Covid-19 untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar.

Selengkapnya, lebih jauh mengenal Indonesia Berkebun, radio Idola Semarang mewawancara Sigit Kusumawijaya, Arsitek, dan Co-Inisiator Indonesia Berkebun. (her)

https://anchor.fm/radio-idola/episodes/wawancara-Sigit-Kusumawijaya–Arsitek–dan-Co-Inisiator-Indonesia-Berkebun-efg1op

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Terbitkan Instruksi Gubernur Soal Penerapan Kenormalan Baru
Artikel selanjutnyaPemerintah Menargetkan Tak Lagi akan Menyubsidi BUMN pada 2022. Mampukah? Hal-hal apa yang Perlu Disiapkan?