Bagaimana Agar Sekolah Tidak Menjadi Cluster Penularan Covid-19?

llustrasi
ilustrasi/istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Kesehatan adalah isu paling krusial karena berkaitan dengan keselamatan dan kelangsungan hidup kita pada hari ini. Sementara pendidikan juga menjadi urusan sentral untuk menyiapkan generasi masa depan. Lalu, ketika keduanya seakan saling berhadap-hadapan, maka persoalan mana yang mesti kita dahulukan?

Persoalan dilematis seperti ini tergambar di beberapa daerah yang telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas. Namun nyatanya, seiring dengan itu, muncul pula Cluster Covid-19 di beberapa sekolah seperti di Jepara dan Blora.

Lantas, menimbang pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di mana di sejumlah sekolah yang melaksanakannya justru menimbulkan Cluster Covid-19, bagaimana mestinya langkah Pemerintah? Di mana problemnya? Bagaimana jalan tengah di antara mengatasi dampak kesehatan dan pendidikan? Skenario dan protocol kesehatan seperti apa yang mesti dilakukan agar tidak Cuma indah untuk dinarasikan, akan tetapi juga mampu menjamin keamanan?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan beberapa narasumber, yakni: Dr Windhu Purnomo (Ahli Epidemiologi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya); Iman Zanatul Haeri (Bidang Advokasi P2G (Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G));dan Prof Wiku Adisasmito (Juru bicara Satgas COVID-19). (her/ yes/ ao)

Dengarkan podcast diskusinya:

Artikel sebelumnyaMengenal Dita Anggraeni, Pendiri Yayasan Laskar Bintang di Desa Cikuda Parung Panjang Bogor
Artikel selanjutnyaPolda Jateng Bongkar Prostitusi Online di Solo

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini