Bandara Ahmad Yani Operasi Terbatas Saat Lebaran

Hardi Ariyanto
GM Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto memberikan penjelasan soal kesiapan bandara selama masa arus Lebaran, kemarin.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berpegang pada surat edaran dari Satgas COVID-19, selama pelaksanaan pelarangan mudik di masa Lebaran. Yakni, beroperasi secara terbatas untuk penerbangan tertentu.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengatakan bandara tetap beroperasi seperti biasa, dan telah berkoordinasi dengan stakeholder serta AirNav dan maskapai untuk pelayanan selama masa Lebaran. Pernyataan itu dikatakannya saat di temui di bandara, kemarin.

Menurutnya, bandara tetap beroperasi sesuai dengan regulasi yang ada berdasarkan surat edaran dari Satgas COVID-19.

Hardi menjelaskan, pihaknya hanya melayani penerbangan yang sifatnya khusus sesuai aturan yang dikeluarkan pemerintah. Termasuk, akan melakukan pemeriksaan secara ketat penumpang yang masuk wilayah Jawa Tengah melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

“Bahwa pelayanan untuk mendekati tanggal 6-17 Mei, sesuai surat edaran dari pemerintah. Bahwa ada pengetatan sebelum itu, kami juga sudah persiapan. Personel kami dari keamanan maupun yang lain tetap berjalan dan bekerja sesuai dengan prosedur yang ada. Jadi, tidak ada yang terlihat signifikan perubahannya. Penumpang saya lihat masih landai. Belum ada perubahan yang sangat drastis dalam pelayanan maupun penumpang yang hadir di bandara,” kata Hardi.

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, saat ini pergerakan penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang setiap harinya sekira 3-4 ribu penumpang. Baik yang akan berangkat atau datang di bandara.

“Kondisinya masih terkendali dan tidak ada penumpukan penumpang yang datang atau pergi,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKapolda Pastikan Tidak Ada Pemudik Lolos Masuk Jateng
Artikel selanjutnyaDi Tengah Ancaman Kasus Covid-19 yang Terus Melonjak, Bagaimana agar Pengawasan Tak Lengah?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini