Dinkes Jateng Tunggu Vaksin Booster Dari Pemerintah Pusat

Vaksinasi yang diadakan TNi
Seorang warga Cilacap mengikuti program vaksinasi yang diadakan TNI/Polri.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Kesehatan Jawa Tengah masih menunggu kedatangan vaksin booster bagi tenaga kesehatan, sebagai vaksin dosis ketiga untuk kekebalan imunitas. Kemungkinan, dosis vaksin booster untuk Jateng akan datang pada pekan ketiga.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan dalam beberapa pekan terakhir, banyak tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 meskipun sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap. Pernyataan itu dikatakannya saat ditemui di kantor gubernuran, Senin (26/7).

Yulianto menjelaskan, vaksin booster yang diberikan kepada tenaga kesehatan itu guna memberikan perlindungan lebih mengingat para tenaga kesehatan bersinggungan langsung dengan pasien positif COVID-19. Oleh karena itu, diperlukan adanya perlindungan lebih melalui vaksin dosis ketiga.

Menurut Yulianto, para tenaga kesehatan di Jateng diminta tetap bersabar menunggu kedatangan vaksin booster tersebut.

“Ya ini sudah kita siapkan. Kita nunggu datangnya vaksin booster itu, moga-moga minggu depan sudah bisa dilaksanakan. Jadi kenapa nakes? Karena nakes itu setiap hari kontak dengan orang-orang yang positif. Selain itu, saat ini banyak yang kena dan mereka mendapatkan vaksin lebih awal. Jadi, kemungkinan antibodinya sudah pada menurun. Maka nakes diprioritaskan,” kata Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, pemberian vaksin dosis ketiga sebagai tambahan ini guna memerkuat imunitas para tenaga kesehatan di lapangan. Terlebih lagi, varian delta cara penularannya lebih cepat dibanding varian awal.

Diketahui, pemberian vaksin dosis ketiga sebagai vaksin booster sudah dimulai pada pekan kemarin. Sebagai tahap pertama, dilakukan terhadap 50 profesor Fakultas Kedokteran di Universitas Indonesia. (Bud)

Artikel sebelumnyaDispermadesdukcapil Jateng Sebut Serapan Dana Desa di Atas Nasional
Artikel selanjutnyaSekda Jateng Minta Daerah Level 3 dan Level 4 Semakin Ketat Pembatasannya

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini