Dinkes Minta Warga Jateng Waspadai Penyakit Menular Saat Musim Pancaroba

Demam Berdarah Dengue
ilustrasi/istimewa

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Kesehatan Jawa Tengah meminta masyarakat, agar mewaspadai penyakit menular pada saat peralihan musim kemarau ke musim hujan selain COVID-19. Yakni, mewaspadai penyakit DBD saat masa pancaroba.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengatakan masyarakat harus mewaspadai penyakit menular lainnya selain pandemi COVID-19, saat peralihan musim kemarau ke musim hujan. Pernyataan itu dikatakannya saat ditemui di kantor gubernur, baru-baru ini.

Yulianto menjelaskan, pada saat peralihan musim ini masyarakat harus bisa mencegah penyebaran penyakit menular lainnya selain COVID-19. Yakni, dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

Menurut Yulianto, dengan menggalakkan PHBS maka bisa mencegah munculnya penyakit menular. Salah satunya, dengan menggiatkan kebersihan lingkungan dalam keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Kita kan masih punya PR ya selain DBD ya ada TBS dan HIV AIDS serta penyakit menular lainnya. Makanya ini harus diwaspadai. Jadi, selain COVID-19 ini kita bukan berarti penyakit lain hilang kan tidak. Maka perlu kewaspadaan,” kata Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19 jangan membuat lengah terhadap penularan penyakit lainnya. Terutama, pada masa peralihan musim kemarau ke musim hujan.

“Selain itu, masyarakat juga harus waspada saat musim hujan tiba apalagi juga disertai bencana banjir. Yakni, munculnya penyakit leptospirosis yang berasal dari air kencing tikus dan terbawa air banjir,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMendesakkah Pemindahan Ibu Kota Negara, di Tengah Banyak Persoalan Lain yang Lebih Urgen?
Artikel selanjutnyaMengenal Frederik Prasidya, Mahasiswa Udinus Semarang yang Berhasil Merilis EP di Above and Below San Francisco

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini