Mencari Penyebab Suhu Udara Jateng DIY yang Semakin Panas bersama BMKG

Cuaca Panas
Ilustrasi Cuaca Panas. (ilustrasi/istimewa)

Semarang, Idola 92.6 FM – Apakah anda merasa bahwa pekan ini, suhu udara makin panas. Lebih panas dari pada musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya? Dalam beberapa hari ini, suhu udara di Kota Semarang pagi hingga petang bisa mencapai 27-34 derajat celcius.

Hary Tirto Djatmiko
Hary Tirto Djatmiko Koordinator Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG. (Photo dok Hary)

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 10 Oktober 2021 lalu disebutkan bahwa suhu udara Jateng dan DIY semakin panas. Temperatur rata-rata di Jateng dan DIY mengalami trend kenaikan selama 30 tahun terakhir. Kenaikan tersebut tidak terjadi secara merata namun wilayah daratan mengalami kenaikan lebih tinggi daripada pesisir.

Lalu benarkah penyebab naiknya suhu udara belakangan ini dipicu dari peningkatan emisi gas rumah kaca dan tingginya laju perubahan penggunaan lahan?

Untuk mengetahui jawabannya, selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Koordinator Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Tirto Djatmiko. (yes/ her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaMelihat Dampak UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan bagi Masyarakat, Apa Plus-Minusnya?
Artikel selanjutnyaPemkab Grobogan Minta Alokasi Vaksin Lebih Banyak

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini