Mengenal Ahmad Baihaqi, Pelestari Lingkungan dari Jakarta

Ahmad Baihaqi
Ahmad Baihaqi atau akrab dipanggil Abay, Pelestari Lingkungan dari Jakarta. (Photo dok Abay)

Semarang, Idola 92.6 FM – Di tengah berbagai aktivitas, sosok satu ini memilih tetap setia dengan kegiatan pelestarian lingkungan. Ia juga mendorong generasi muda untuk menyadari pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati di sekitar mereka.

Lelaki itu adalah Ahmad Baihaqi, 27 tahun, atau akrab dipanggil Abay, pelestari lingkungan dari Jakarta. Ia lulusan SMA Sumbangsih, Jakarta (2008), kemudian Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta (2011), dan Program Studi Magister Biologi Universitas Nasional, Jakarta (2019).

Di saat pandemi Covid-19, lelaki kelahiran Jakarta, 15 September 1993 itu tetap peduli dan berbagi ilmu tentang kondisi keanekaragaman hayati via webinar. Sebagai staf Education and Outreach Yayasan Kehati, ia terus membimbing mahasiswa yang sedang menjalani program konservasi alam. Mahasiswa yang tergabung dengan anggota Biodiversity Warriors (BW) Kehati tersebut berasal dari delapan kampus. Selebihnya, anggota BW Kehati berjumlah 2.800 orang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Ahmad Baihaqi
Abay bersama rekan-rekannya menanam bibit agar alam tetap lestari. (Photo dok Abay)

Kecintaan Abay terhadap lingkungan berawal saat ia masuk ke kampus. Mengambil jurusan biologi, membawanya makin cinta kepada lingkungan. Sejak itulah, ia tetap memilih aktivitas yang tak jauh dari “passion”nya.

Di tengah kepedulian pada lingkungan, Abay pun tercatat aktif di berbagai organisasi. Di antaranya Koordinator Cap(na)ture Jakarta Biodiversity Warriors Yayasan kehati (2015-2017), Ketua Umum Biological Science Club (BScC) (2017-2020), dan Staf Education and Outreach Yayasan Kehati (2017-sekarang).

Ahmad Baihaqi
Abay sedang mengamati burung-burung liar di alam bebas. (Photo dok Abay)

Beberapa prestasi pun diraihnya. Mulai dari peringkat II Bali Birdwarching race (2015), hingga pemenang Apresisasi Wana Lestari Kategori Kader Konservasi Tingkat Provinsi DKI Jakarta (2016).

Selain itu, atas kecintaannya pada lingkungan, Abay menjadi salah satu nomine penerima Kalpataru untuk kategori Pembina Lingkungan Provinsi DKI Jakarta tahun 2016 (menjadi nomine yang termuda).

Selengkapnya, mengenal berbagai aktivitas pelestarian lingkungan di Jakarta, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Ahmad Baihaqi, pelestari lingkungan dari Jakarta. (yes/ her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaBagaimana Menangkal Ancaman Tsunami Covid-19 ala India?
Artikel selanjutnyaMudik Balik Lebaran di Semarang Berjalan Lancar

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini