Mobil Pemudik Asal Banten Dipaksa Kembali

Gerbang Tol Kalikangkung
Situasi di Gerbang Tol Kalikangkung masih kondusif belum terjadi peningkatan arus lalu lintas menjelang Lebaran.

Semarang, Idola 92,6 FM – Petugas Pos Pam Kalikangkung mencurigai sebuah mobil dengan pelat nomor Banten, saat akan melintas di Gerbang Tol Kalikangkung. Petugas memeriksa seluruh penumpang, dan semuanya tidak memakai masker dan satu di antaranya memiliki suhu tubuh di atas rerata.

Kepala Pos Pam Kalikangkung AKP Wahono mengatakan pihaknya terpaksa meminta kendaraan asal Banten itu tidak melanjutkan perjalanan, dan harus kembali ke daerah asal. Pernyataan itu dikatakannya saat ditemui di Gerbang Tol Kalikangkung, kemarin.

Menurut Wahono, seluruh penumpang di dalam mobil itu melalaikan protokol kesehatan karena tidak memakai masker.

Wahono menjelaskan, setidaknya ada delapan penumpang di dalam mobil asal Banten itu dan dilarang melanjutkan perjalanan. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan petugas di pos penyekatan Terminal Mangkang maupun Gerbang Tol Kaliwungu, guna mencegah kendaraan tersebut melintas masuk wilayah Kota Semarang.

“Mau lewat jalur tikus, sudah ada penyekatan di daerah Darupono. Jadi, sudah ada penyekatan di sana. Di Mangkang juga sudah disiapkan, sehingga tolong masyarakat mematuhi untuk tidak mudik,” kata Wahono.

Lebih lanjut Wahono menjelaskan, petugas kepolisian terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan apabila menemukan kendaraan yang mencurigakan. Terutama, kendaraan dengan penumpang penuh dan melanggar protokol kesehatan. Sehingga, jangan sampai pulang ke kampung halaman membawa penyakit.

“Tujuan kita, guna menekan sedini mungkin penyebaran COVID-19. Sehingga, angka kasus penyebaran COVID-19 di Kota Semarang tidak bertambah,” jelasnya.

Saat ini, untuk volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung dari arah barat Kota Semarang belum ada peningkatan. (Bud)

Artikel sebelumnyaBanyak Bus Masuk Jateng Langgar Prokes
Artikel selanjutnyaJSB Siapkan Dukungan Sekat Pemudik di GT Kalikangkung

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini