Ngobrol Bareng Monica Kezia Bunga Keinanti, Remaja Penabuh Drum Terlama dari Salatiga

Monica Kezia Bunga Keinanti
Monica Kezia Bunga Keinanti. (photo dok Bunga)

Semarang, Idola 92.6 FM – Di tengah usianya yang baru menginjak 15 tahun, remaja asal Salatiga ini sudah mampu menorehkan prestasi membanggakan. Adalah Monica Kezia Bunga Keinanti, drummer remaja yang baru-baru ini berhasil menyabet prestasi ngedrum selama 22 jam.

Atas capaiannya itu, ia memecahkan rekor MURI dan dinobatkan sebagai “Remaja Putri Penabuh Drum Terlama” versi MURI. Acara dilaksanakan secara virtual di Gedung De Majestic Bandung pada tanggal 3-4 April 2021 lalu.

Tak hanya mendulang prestasi, Bunga panggilan akrab Monica Kezia Bunga Keinanti juga patut menjadi teladan. Sebab, ia juga mengajarkan pada sesama remaja lain akan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian pada sesama.

Monica Kezia Bunga Keinanti
Monica Kezia Bunga Keinanti, Remaja Putri Penabuh Drum Terlama 22 Jam versi MURI. (photo dok Bunga)

Pada event tersebut, putri kelahiran Salatiga, 31 Mei 2005 itu, mampu mengajak masyarakat Indonesia untuk mengumpulkan donasi sebesar 2,2 Milyar dan seluruh donasi 100% diberikan kepada anak Yatim dan Dhuafa melalui Yayasan Mizan Amanah.

Bunga juga melelang drum set kesayangannya dan dibeli plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan sebesar 102 juta. Hasil lelang drum tersebut diserahkan ke anak yatim dan dhuafa melalui Yayasan Mizan Amanah.

Hadir dalam acara tersebut musisi national yaitu Agung Hellfrog (Burgerkill), Arief (Kapten Band), Ady (Yovie n Nuno), Hinhin (Nectura), Oki Fadhlan(jasad), Adji (Dygta), Algy Candria, Kunto Hartono (Pemegang rekor Dunia ngedrum terlama), Drummer Sanca Records dan musisi lainnya.

Selengkapnya, mengenal remaja luar biasa asal Salatiga dan bagaimana proses yang ditempuhnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Monica Kezia Bunga Keinanti, remaja panabuh drum terlama dari Salatiga. (yes/her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaBagaimana Mendorong Parpol Menjadi “Jalan Raya” Menuju Demokrasi Substansial?
Artikel selanjutnyaBNN Jateng Musnahkan 300 Gram Lebih Sabu Hasil Operasi Tangkap Tangan

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini