Polrestabes Semarang Tanam 2 Ribu Batang Mangrove

Penanaman bibit mangrove di Pantai Tirang
Anggota Polrestabes Semarang dan Ditpolairud Polda Jateng menanam bibit mangrove di Pantai Tirang, Selasa (12/10).

Semarang, Idola 92,6 FM – Polrestabes Semarang menanam dua ribu batang mangrove di Pantai Tirang, Selasa (12/10). Penanaman mangrove dilakukan, sebagai bagian dari program mageri segoro yang digelar Polda Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan kegiatan penanaman bibit mangrove di Pantai Tirang, merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam rangka penyelamatan kelestarian lingkungan. Selain itu, juga untuk menahan abrasi air laut di sepanjang bibir pantai di wilayah Kota Semarang.

Irwan menjelaskan, untuk wilayah bibir pantai Kota Semarang direncanakan akan ditanam 42.500 bibit mangrove. Dalam pelaksanaannya selain anggota Polrestabes Semarang, juga dilibatkan personel Kodim 0733/BS dan Pemkot Semarang serta warga dibantu relawan mangrove.

Menurutnya, pelibatan masyarakat dalam penanaman bibit mangrove untuk proses pemeliharaan jangka panjangnya. Tujuannya, agar bibit-bibit mangrove yang telah ditanam bisa tumbuh dan memberikan kemanfaatan kepada alam sekitarnya.

“Program mangrove ini setidaknya mempunyai fungsi, fungsi ekologis dan fungsi ekonomi. Makanya program ini sangat bagus untuk terus dilakukan pengembangan, dan penanaman mangrove di tepi laut untuk meningkatkan fungsi yang dimaksud tadi. Program mageri segoro dari Polda Jawa Tengah, itu akan dilakukan secara bertahap dengan menyiapkan satu juta bibit mangrove yang akan ditanam di sepanjang pantura di Jawa Tengah,” kata Irwan.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, nantinya penanaman atau penghijauan tidak hanya dilakukan di kawasan bibir pantai saja di Kota Semarang. Penghijauan juga akan dilakukan di wilayah perkotaan, terutama untuk bantaran-bantaran sungai.

“Untuk kegiatan mageri kota, kami nanti akan berkoordinasi dengan Pemkot Semarang terutama dinas yang terkait. Yakni, penyiapan bibit dan juga lahan yang akan ditanami,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMengenal Sudarman, Pelestari Kopi dan Ketua Kelompok Tani Gunung Kamojang Bandung
Artikel selanjutnyaIni Daerah di Jateng Dalam Seminggu Nol Kasus Kematian COVID-19

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini