Bandara Ahmad Yani Prediksi Akhir Tahun Terjadi Kenaikan Penumpang Pesawat

Pesawat Batik Air
Pesawat Batik Air sedang menunggu penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memerkirakan, pada akhir tahun menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 akan terjadi kenaikan penumpang pesawat.

Kenaikan jumlah penumpang pesawat terbang itu, saat ini sudah mulai dirasakan sejak memasuki November 2022 kemarin.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto mengatakan setiap menjelang masa liburan akhir tahun, memang selalu terjadi kenaikan jumlah penumpang pesawat. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di acara Coffee Morning Kadin Jawa Tengah, baru-baru ini.

Hardi menjelaskan, mendekati akhir ini sudah bisa dirasakan adanya kenaikan jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Tercatat, kenaikannya sudah mencapai 64 persen dibanding bulan sebelumnya.

Menurutnya, pergerakan penumpang akan terus mengalami peningkatan seiring mendekati masa libu Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Saya sedang persiapan untuk Nataru 2022 ini. Nataru ini harus kita tata pergerakan dari pesawat atau maskapainya dan juga penumpngnya ikut diperhatikan,” kata Hardi.

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, untuk saat ini baru ada 21 penerbangan dari sembilan maskapai. Baik penerbangan dari dan ke Jakarta.

“Saat ini pergerakan penumpang sudah mencapai tiga ribuan per orang per hari reratanya. Kalau pulang pergi jadi Rp6 ribu,” kata Hardi.

Lebih lanjut Hardi menjelaskan, untuk penambahkan penerbangan saat masa libur Nataru masih dibahas bersama para maskapai. Namun, sampai dengan saat ini belum ada wacana atau informasi berkaitan penambahan jadwal penerbangan pesawat.

“Kami dari Angkasa Pura I pada intinya tetap menyediakan fasilitas dan pelayanan bagi pengguna jasa,” jelasnya.

Sementara itu, berkaitan dengan perjalanan masyarakat selama masa pandemi Covid-19 pihaknya bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang terus melakukan penertiban terhadap protokol kesehatan kepada para pengguna jasa penerbangan.

“Untuk tes bebas Covid-19 masih tetap berlaku sesuai peraturan Kementerian Kesehatan, dan ditambah vaksin booster. Yang masih vaksin pertama dan kedua tetap wajib ada tes bebas Covid-19,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaDisperindag Jateng Bakal Gelar Operasi Pasar Telur Ayam
Artikel selanjutnyaDorong Perkembangan Extreme Sport di Indonesia, Trial Game Asphalt 2022 Kembali Digelar
Wartawan senior Radio Idola Semarang.