Desa Berdikari Energi Akan Terus Dikembangkan Pertamina di Masa Mendatang

Warga Desa Ujung Alang
Warga Desa Ujung Alang saat berfoto di instalasi PLTS.

Kepulauan Seribu, Idola 92,6 FM – Pertamina Persero akan terus mengembangkan Desa Berdikari Energi di seluruh Indonesia, dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang memang belum terjangkau pasokan energi. Terutama, di daerah-daerah yang memang berada jauh dari jangkauan infrastruktur penunjang.

Pejabat sementara Vice President Corporate Communication Pertamina Persero Heppy Wulansari mengatakan saat ini ada 25 Desa Berdikari Energi yang sudah dibangun, dan mampu memberikan kontribusi terhadap lingkungan sekitar. Pernyataan itu dikatakan di sela penanaman mangrove di Pulau Pramuka, Jumat (16/12).

Heppy menjelaskan, Desa Berdikari Energi merupakan bagian dari inisiatif Pertamina dalam mendukung percepatan target Net Zero Emission Carbon yang dicanangkan pemerintah pada 2060 mendatang. Saat ini, tingkat penurunan karbonnya sudah setara dengan 530 ribu ton CO² per tahun dan mampu memberikan efek domino sebesar Rp1,8 miliar per tahun bagi lebih dari 2.200 rumah tangga.

Menurut Heppy, Pertamina saat ini memiliki 11 program yang sudah berjalan dan ditambah 14 program baru akan dijalankan di 2022. Pada tahun depan, akan ditambah menjadi 45 titik desa energi berdikari di seluruh wilayah Indonesia.

“Jadi konsep Desa Berdikari Energi ini adalah bagaimana kita memberdayakan masyarakat untuk bisa memanfaatkan semua potensi energi baru terbarukan yang ada di sekitar mereka. Contohnya di Cilacap ya, kita memiliki Desa Energi Berdikari di Ujung Alang yang berada di seberang Pulau Nusakambangan dan cukup jauh. Desa ini sebelumnya belum tersentuh energi listrik,” kata Heppy.

Lebih lanjut Heppy menjelaskan, di Desa Ujung Alang di Kecamatan Kampung Laut di Kabupaten Cilacap dilihat ada potensi sinar matahari yang cukup melimpah. Dari potensi yang ada itu, Pertamina kemudian membantu masyarakat dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) maupun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTS).

Bantuan yang diberikan Pertamina, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Ujung Alang di Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap.

Sebab, dengan adanya energi listrik di desa tersebut maka masyarakat nelayan mampu mengolah ikan dengan beragam produk olahan.

“Pendapatan masyarakat otomatis mengalami peningkatan. Biasanya menangkap ikan lalu dijual, saat ini ikan yang ditangkap bisa diolah menggunakan energi listrik di desanya,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaJasamarga Trans Jawa Tol Siap Amankan Nataru
Artikel selanjutnyaMenyoroti Polemik Istimewanya Nomor Seri Uang Mahar Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono
Wartawan senior Radio Idola Semarang.