Mengenal Inovasi Mesin Cetak Printbox untuk Mencegah Pencurian Data karya Tim Mahasiswa UI

Tim Mahasiswa UI
Tim Mahasiswa UI dari kiri ke kanan: Alif Hikmah Fikri, Joshua Alviando, Yoga Dwi Adityaputra, dan Ardanto Finkan Septa. (Photo dok Alif)

Jakarta, Idola 92.6 FM – Menjawab masalah pencurian dokumen, Tim Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), berinovasi membuat mesin cetak printbox.

Tim terdiri dari empat mahasiswa yakni: Alif Hikmah Fikri, Joshua Alviando dan Yoga Dwi Aditya Putra–ketiganya dari Fakultas Teknik, dan Ardanto Finkan Septa dari Fakultas Ilmu Komputer UI. Mesin Cetak Printbox didesain untuk menghasilkan dokumen yang aman dan praktis.

Menurut Alif Hikmah Fikri, mahasiswa UI selaku CEO Inventing.id, alat ini mengadopsi cara kerja vending machine sehingga bisa mencetak dokumen yang dapat diakses secara mandiri. Untuk tarif cetak sangat bersahabat karena dibandrol hanya Rp500-Rp1.000 per lembar.

Mesin Cetak Printbox
Mesin Cetak “Printbox” inovasi tim mahasiswa Universitas Indonesia. Printbox merupakan alat cetak dokumen yang dapat diakses secara mandiri bisa menghindari kebocoran dan pencurian data. (Photo dok Alif)

Kepada Radio Idola Alif menjelaskan dokumen yang terunggah di server akan terkunci sehingga tidak ada yang dapat mengaksesnya. Setelah tercetak, dokumen akan otomatis terhapus sehingga dokumen tersebut tetap aman. Jadi bisa melindungi data pengguna agar tidak terjadi kebocoran dan pencurian data. Saat ini yang memakai alat inovasi tim mahasiswa UI tersebut, bukan hanya dari kalangan mahasiswa tapi juga sudah merambah ke khalayak umum.

“Selain printbox, dua produk inventing.id lainnya adalah employees face recognition dan water level monitoring,”tutur Alif.

Selengkapnya, mengenal mesin cetak printbox untuk mencegah pencurian data, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Alif Hikmah Fikri, Mahasiswa UI dan CEO Inventing.id. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaDinilai Inovatif, CEO Dafam Hotel Diganjar Best CEO 2021
Artikel selanjutnyaBagaimana Menata Ulang Kebijakan Pangan Kita?
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang