Mengenal Profesor Heni Rachmawati, Ilmuwan Top Dunia dari Sekolah Farmasi ITB

Profesor Heni Rachmawati
Profesor Heni Rachmawati dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) selama dua tahun berturut-turut, masuk dalam daftar ilmuwan top dunia yang dirilis Stanford University dan Elsevier Report. Prof Heni melakukan riset tentang nanoteknologi pada bidang farmasi. (photo dok Heni)

Bandung, Idola 92.6 FM – Profesor Heni Rachmawati dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) selama dua tahun berturut-turut, masuk dalam daftar ilmuwan top dunia yang dirilis Stanford University dan Elsevier Report. Heni melakukan riset tentang nanoteknologi pada bidang farmasi.

Perempuan asal Kota Semarang Jawa Tengah itu menyampaikan, keunggulan teknologi nano untuk produk-produk, untuk fasilitas kesehatan baik itu alkes (alat kesehatan), terapi dan lain sebagainya. Selain itu, sekitar 10 tahun yang lalu, teknologi nano diprediksi menjadi teknologi masa depan.

“Maka peluang untuk berkembangnya cukup besar, maka saya bermain ini.Di Indonesia belum begitu banyak, jadi saya ingin di Indonesia tidak ketinggalan,”tutur Heni kepada radio Idola, pagi (02/11) tadi.

Kampus ITB
Kampus ITB. (Photo/Istimewa)

Heni yang sejak duduk di bangku sekolah taman kanak-kanak sudah menjadi juara menambahkan sebaiknya riset itu based of demand. “Memang riset itu ada yang fundamental, outputnya berupa konsep. Tapi saya ke aplikatif karena saya lebih ke teknologi,”tambah Heni.

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Profesor Heni Rachmawati dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB). (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaVolume Transaksi KPF Semarang Tembus 4.500 lot
Artikel selanjutnyaMenyoal Target Prolegnas yang Selalu Gagal Dicapai: Apakah Targetnya yang Terlalu Ketinggian, atau Kinerjanya yang Terlalu Minimalis?
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang