Volume Transaksi KPF Semarang Tembus 4.500 lot

 

SEMARANG, RADIO IDOLA 92,6 FM – Sepanjang Januari hingga Oktober 2022 PT.Kontak Perkasa Futures (KPF) Cabang Semarang berhasil mencatatkan volume transaksi sebesar 4.500 lot dengan total nasabah sebanyak 268 orang.

Koordinator Perusahaan KPF Semarang, Andi mengatakan, volume transaksi itu  didominasi oleh perdagangan emas, karena lebih mudah dianalisa dibandingkan dengan produk lainnya seperti forex.

“Kalau forex (mata uang) kita harus mengetahui kondisi politik negara lain. Sementara kalau emas lebih mudah karena kita bisa menganalisa fundamentalnya,” ujar Andi

Menurutnya permintaan emas dipasar global di tahun depan akan meningkat, seiring dengan adanya  resesi global. Hal ini karena banyak orang akan lebih memilih investasi emas di tengah resesi dibandingkan aset lainnya.

“Harga emas di fisik ditentukan juga dari perdagangan di bursa. Dan tahun depan harga emas bisa mencapai 900 ribu hingga atu juta per gram,” ungkap Andi

Sebagai upaya untuk mempermudah investor untuk bertransaksi di bursa,  KPF memberikan sejumlah fasilitas  diantaranya pelayanan nasabah yang standby selama 22 jam per hari,  serta analisa dari wakil pialang yang telah tersertifikasi. Pihaknya juga memberikan jaminan keamanan transaksi kepada nasabah, berupa account dan password yang hanya bisa diakses oleh nasabah.

“Jadi kami sifatnya hanya sebagai fasilitator, dan tidak menerima uang nasabah. Account dan password langsung dikirim ke email nasabah sehingga hanya bisa diakses oleh nasabah itu sendiri,” kata Andi

Ia mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang ragu – ragu untuk bertransaksi di pasar bursa karena sejumlah kasus investasi bodong beberapa waktu terakhir. Untuk itu pihaknya juga terus melakukan edukasi ke masyarakat untuk dapat memahami keuntungan dan resiko dalam bertransaksi di psara bursa komoditi.

“Kami terus melakukan edukasi secara tatap muka kepada masyarakat untuk mengetahui bahwa ada keuntungan dan resiko di bursa komoditi. Karena taunya masyarakat di bursa itu hanya investasi saja, uangnya berkembang,” pungkasnya

Sementara itu pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Semarang – Bayu Bagas Hapsoro SE, MM memberikan sejumlah saran kepada masyarakat yang ingin bertransaksi di bursa berjangka. Salah satu diantaranya yakni benar – benar mempelajari dan memahami keuntungan maupun resiko dalam bertransaksi di bursa berjangka.

“Masyarakat harus paham bahwa ada high risk, high return. Apalagi bursa berjangka sangat rentan dengan perubahan,” ujarnya

Masyarakat yang menjadi bertransaksi di bursa juga harus mengukur kemampuannya dalam agar bisa mengambil keputusan tepat saat bertranskasi. Untuk itu masukan dan pertimbangan dari analis diperlukan, mengingat pasar komoditi sangat dinamis.

“Harus punya batasan yang lebih terukur, kapan harus berhenti bertransaksi. Ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan termasuk masukan dari analis,” kata Bayu

Selain itu menurutnya masyarakat juga harus jeli memilih perusahaan pialang sebagai fasilitator dalam bertransaksi di bursa. Diantaranya dengan melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah perusahaan tersebut terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti)  dan memiliki wakil pialang yang tersertifikasi.

“harus dilihat legalitasnya apakah terdaftar di Bapeppti. Selain itu bisa dilihat juga track record perusahaan itu, bagaimana pertumbuhan bisnisnya. Ini mudah karena bisa di googling sekarang,”pungkas Bayu

Artikel sebelumnyaMengenal Kampung Pancasila Desa Purwoharjo Banyuwangi bersama Sudirman
Artikel selanjutnyaMengenal Profesor Heni Rachmawati, Ilmuwan Top Dunia dari Sekolah Farmasi ITB
Jurnalis senior dan koordinator liputan Radio Idola Semarang.