Polda Jateng Ajak Mahasiswa Peduli Terhadap Masyarakat Miskin Secara Nyata

Ahmad Luthfi
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memberikan paket sembako kepada pengayuh becak.

Semarang, Idola 92,6 FM – Polda Jawa Tengah menggandeng mahasiswa bersinergi, untuk memberikan solusi dan peduli kepada masyarakat miskin, lewat tindakan nyata dalam mengatasi dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya, lewat pembagian bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan sinergitas merupakan kunci penting, dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat. Salah satu contohnya sinergitas selama masa pandemi, untuk menuju Indonesia bangkit. Pernyataan itu dikatakan pembagian paket sembako dengan mengajak PMII Jateng di Grobogan, belum lama ini.

Kapolda menjelaskan, PMII sebagai wadah pergerakan mahasiswa harus mampu menyumbangkan pemecahan masalah yang ada di tengah masyarakat secara nyata. Karena mahasiswa memiliki nilai lebih dalam status sebagai kaum terpelajar, maka bisa memberikan solusi pemecahan masalah.

Menurut kapolda, terkait dampak dari penyesuaian harga BBM itu mahasiswa bisa ikut aktif merumuskan cara bertindak yang efektif.

“PMII ikut bersama dengan jajaran kepolisian dalam rangka penanganan wilayah. Artinya, bahwa adik-adik mahasiswa bersama Polri ikut serta dalam rangka pemecahan masalah penanganan kenaikan harga BBM, tidak hanya menyampaikan pendapat di muka umum tapi adik-adik mahasiswa diajak melakukan kegiatan yang nantinya akan berdampak pada masyarakat kita,” kata kapolda

Lebih lanjut kapolda menjelaskan, peran aktif mahasiswa dibutuhkan masyarakat miskin dalam rangka membantu mengatasi dampak dari penyesuaian harga BBM.

“Penyampaian pendapat di muka umum merupakan wujud kebebasan berekspresi di Indonesia, namun silakan dilaksanakan dengan ketentuan yang diatur undang-undang,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaIdola Business Gathering edisi September 2022
Artikel selanjutnyaPolda Jateng Setor Rp27 Miliar ke Kas Negara Dari Hasil Tilang Elektronik