Populasi Dunia Mencapai 8 Miliar Jiwa, Bagaimana Mengantisipasi Berbagai Ancamannya terhadap Lingkungan?

Populasi
Ilustrasi/Istimewa

Semarang, Idola 92.6 FM – Pada pertengahan abad ke-20, penduduk bumi berjumlah 2,5 miliar jiwa. Kemudian, pada 2011 jumlahnya bertambah menjadi 7 miliar jiwa. Dan, kini, tepatnya pada 15 November 2022, jumlah manusia yang menghuni bumi diperkirakan genap 8 miliar jiwa.

Capaian ini menandakan keberhasilan manusia mengatasi tantangan, khususnya terkait pangan dan penyakit. Namun, kesuksesan ini menjadi alarm makin beratnya beban bumi yang memerlukan solusi nyata manusia.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memproyeksikan jumlah penduduk dunia mencapai 8 miliar jiwa pada 15 November 2022. Sebelumnya, penduduk bumi mencapai 7 miliar jiwa pada 31 Oktober 2011 atau hanya 11 tahun untuk bertambah sebanyak 1 miliar penduduk.

Kenaikan itu, sedikit lebih cepat dibandingkan pertambahan 1 miliar panduduk sebelumya– saat penduduk bumi berjumlah sekira 6 miliar jiwa pada 12 Oktober 1999 silam. Selanjutnya, pertumbuhan penduduk diprediksi melambat sehingga untuk mencapai 9 miliar jiwa diperkirakan perlu 15 tahun atau terjadi pada 2037.

Lalu, ketika penduduk bumi kini sudah mencapai 8 miliar jiwa, maka, hal-hal apa yang patut menjadi perhatian bagi negara berkembang seperti Indonesia? Apa langkah yang mesti dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan ancaman lingkungan di tengah ledakan penduduk bumi yang terus bertambah? Bagi Indonesia, tantangan apa saja yang kemungkinan akan terjadi sehingga patut diantisipasi sejak jauh-jauh hari?

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan Ahli Kebijakan Lingkungan dan pengajar di Unika Soegijapranata Semarang, Benny Danang Setianto, PhD. (her/yes/ao)

Simak podcast diskusinya:

Artikel sebelumnyaJumlah Kendaraan di Indonesia Masih Kalah Jauh Dibanding Negara Tetangga
Artikel selanjutnyaMenyoroti Pasal Penghinaan kepada Lembaga Negara dalam RKUHP?
Editor In Chief Radio Idola Semarang.