Sinergi dan Inovasi BI Jadi Kata Kunci Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Negeri

Perry Warjiyo, Gubernur BI
Perry Warjiyo, Gubernur BI.

Semarang, Idola 92,6 FM – Bank Indonesia akan mengambil langkah dan kebijakan, dalam rangka memerkuat ketahanan ekonomi menuju Indonesia maju lewat sinergi dan inovasi. Pada tahun depan, diharapkan Indonesia mampu bertahan dengan menjaga stabilitas ekonomi serta pertumbuhan ekonomi tetap tinggi.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup tinggi, dan lebih baik bila dibandingkan negara-negara lainnya di seluruh Indonesia. Pernyataan itu disampaikan secara virtual di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia yang disiarkan secara langsung, Rabu (30/11).

Perry menjelaskan, kebijakan pemerintah dengan BI yang kuat khususnya di bidang fiskal dan moneter akan terus dipertankan dan ditingkatkan serta dilanjutkan. Terutama, dalam hal menghadapi gejolak global menuju Indonesia maju.

Menurutnya, sinergi dan inovasi adalah kata kunci dalam mewujudkan kebangkitan ekonomi nasional.

“Sinergi dan inovasi memperkuat ketahanan dan kebangkitan menuju Indonesia maju. Sudah 30 bulan kita melawan Covid, dan kini kita menghadapi dampak global. Tapi Alhamdulillah Indonesia mampu bertahan dan kini pulih dengan stabilitas terjaga dan pertumbuhan ekonomi tinggi,” kata Perry.

Lebih lanjut Perry menjelaskan, prospek ekonomi di tahun depan memang harus diwaspadai gejolak global karena dampak dari resesi Amerika Serikat dan negara di kawasan Eropa lainnya. Selain itu, juga patut diwaspadai meningkatnya inflasi tinggi yang diikuti suku bunga terus naik.

“Strategi kita adalah tetap menjaga nilai tukar rupiah di tahun 2023 mendatang. Selain itu, dukungan fundamental ekonomi Indonesia juga harus ditingkatkan dan dikuatkan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBagaimana Membangun Kesadaran para Orangtua bahwa Sukses Pendidikan Anak Berawal dari Rumah?
Artikel selanjutnyaMengenal Budiyansyah, Pemuda Pemberdaya Kopi Lokal dari Kalbar
Wartawan senior Radio Idola Semarang.