Trial Game Asphalt 2022 Banyak Lahirkan Talenta Muda Baru Berbakat

Dua pebalap sedang beradu kecepatan
Dua pebalap sedang beradu kecepatan di lintasan Sirkuit Mijen Kota Semarang di ajang Trial Game Asphalt (TGA) 2022.

Semarang, Idola 92,6 FM – Trial Game Asphalt (TGA) 2022 putaran ketiga yang digelar di Sirkuit Mijen Kota Semarang pada Jumat-Sabtu (3-4/12) kemarin melahirkan banyak talenta muda baru berbakat.

Tiga kelas utama yang dipertandingkan itu, mampu melahirkan rider-rider muda yang saling adu strategi demi meraih prestasi.

Tiga kelas utama yang dipertandingkan itu adalah FFA 250,Trail 175 Junior dan Trail 175 Open.

Para rider saling adu strategi demi meraih gelar juara, menaklukkan sirkuit dengan panjang 1,6 kilometer dengan 12 tikungan.

Pimpinan Lomba Jim Sudaryanto mengatakan seri ketiga ini akan menentukan gelar juara umum, dari berbagai kelas yang dipertandingkan.

Menurut Jim, TGA 2022 menjadi bukti nyata komitmen 76 Rider untuk mendorong perkembangan extreme sport di Indonesia. Yakni, dengan menyuguhkan kejuaraan yang berkualitas.

Selain itu, diharapkan banyak rider baru bertalenta yang lahir dari gelaran supermoto bergengsi tersebut.

”Di hari pertama merupakan sesi free practice dan kualifikasi. Para pebalap top Indonesia berebut pole position. Untuk mencatatkan waktu terbaiknya menentukan grid position dalam lomba hari ini,” kata Jim.

Sementara itu pada kelas Trail 175 Open, Alfi Husni menyapu bersih gelar juara.

Sejak gelaran seri pertama di Purwokerto dan seri kedua di Boyolali, Alfi berhasil keluar sebagai juara satu berturut-turut.

Rider asal Kota Kembang Bandung ini berhasil meraih poin penuh dan mengamankan podium teratas juara umum pada kelas Trail 175 Open.

“Saat race pertama, perasaan saya sempat down karena melihat hasil kualifikasi hari pertama. Tapi seluruh tim membantu dan meyakinkan saya sehingga kembali percaya diri,” ucap Husni.

Perwakilan 76Rider Agnes Wuisan menambahkan, pihaknya ingin menyediakan wadah bagi para pecinta extreme sport di Indonesia dalam mengembangkan kemampuan dan melahirkan rider berkualitas.

“76 Rider bangga TGA 2022 bisa melahirkan nama baru. Kami berharap persaingan yang tersaji di seluruh kelas TGA 2022 mampu menambahkan skema kompetitif balapan supermoto di Indonesia dan melahirkan rider berkualitas lainnya,” ucap Agnes.

Selmentara itu di kelas FFA 250, Tommy Salim berhasil meraih juara TGA 2022 seri ketiga Semarang dengan raihan 47 poin dan catatan waktu tercepat 50,012 detik.

Pada kelas utama lainnya, Andrias Lukito berhasil memeroleh poin penuh dari tiga seri TGA 2022. (Bud)

Artikel sebelumnyaIndonesia Menuju Transisi Energi, Seberapa Jauh Kesiapan Kita?
Artikel selanjutnyaPemprov Jadikan Desa Wisata Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Wartawan senior Radio Idola Semarang.