Dengan Spirit Gotong Royong, Seniman Kendal Gelar KLA 2024 Berhadiah Kambing Etawa

Kendal Lakon Award
Dengan spirit gotong royong, sejumlah seniman di Kabupaten Kendal menggelar Kendal Lakon Award (KLA) 2024 berhadiah kambing etawa. Dalam foto, kegiatan Kendal Puisi Award yang digelar tahun 2023. (Foto Dok Istimewa)

Kendal, Idola 92.6 FM – Dengan spirit gotong royong, sejumlah seniman di Kabupaten Kendal menggelar Kendal Lakon Award (KLA) 2024 berhadiah kambing etawa. Hajatan ini sebagai ikhtiar membuka ruang kreativitas, serta menunjang ekosistem berkesenian.

KLA 2024 diselenggarakan secara gotong royong oleh Komunitas Sastra Lerengmedini (KLM) Boja, Sangkar Arah Pustaka Kangkung, Pelataran Sastra Kaliwungu (PSK) Kaliwungu, dan Jarak Dekat Art Production Kangkung.

Ketua Panitia KLA 2024, Noey Sindhu Praba, mengatakan, lomba ini terbuka untuk warga atau berdomisili di Kabupaten Kendal. Dibuktikan dengan mengirimkan fotokopi tanda pengenal (KTP) atau surat keterangan domisili. Bagi pelajar dapat dibuktikan dengan Kartu Pelajar.

“Jika pada gelaran sayembara sebelumnya, untuk kepesertaan kami batasi maksimal usia 35 tahun. Untuk tahun ini, lomba tidak dibatasi usia. Artinya, siapapun boleh ikut. Asalkan, warga atau berdomisili di Kabupaten Kendal,” kata Sindhu, dalam siaran persnya.

Menurut Sindhu, peserta hanya boleh mengirimkan minimal tiga naskah yang belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku cetak, e-book, dan atau platform digital apa pun, serta tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa. “Tiap peserta minimal mengirimkan 3 naskah ini dengan harapan bisa menjaring naskah lakon sebanyak-banyaknya. Mengingat saat ini masih minim, naskah lakon bertema lokalitas Kendal,” ujar Sindhu yang juga pegiat Teater Atmosfer Kendal.

Pria yang juga memiliki nama panggung Mbah Punk(ring) ini menambahkan, ada ketentuan tema dalam lomba ini. Yakni, tema merujuk/bersumber pada: pertama, lokalitas sosial-budaya di Kabupaten Kendal; kedua, legenda, sastra lisan, mitos, dan artefak Kendal; dan ketiga, peristiwa sejarah, tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Kendal. Dalam naskah, minimal terdapat 3 tokoh dengan panjang 5 s.d 20 halaman atau dengan durasi pementasan sekitar 45 menit.

“Yang patut diperhatikan peserta. Naskah merupakan karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan, dan bukan ditulis menggunakan Artificial Intelligence (AI). Naskah ditunggu paling lambat 30 September 2024,” kata Sindhu.

Sebagai motivasi bagi para peserta, Sindhu menyampaikan, panitia menyediakan apresiasi bagi peserta. Rinciannya, Juara I: seekor kambing betina peranakan etawa, plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain; Juara II: seekor cempe (anak kambing), plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain; dan Juara III: sepasang ayam, plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain. Juga diberikan apresiasi bagi dua naskah yang mendapat Apresiasi Dewan Juri, yakni: seekor bebek, plakat, piagam penghargaan, paket buku, dan paket kain.

Dikatakan Sindhu, dewan juri dalam sayembara ini terdiri dari: aktor, sutradara, pegiat, dan pengamat teater. “Hasil keputusan dewan juri akan diumumkan pada Peringatan Bulan Bahasa dan Anugerah KLA 2024 di halaman Gedung Perpusda Kabupaten Kendal pada Minggu, 27 Oktober 2024,” tutur vokalis SindlanPin Ngakustik ini.

Menurut Sindhu, mengenai detail syarat dan ketentuan KLA 2024 dapat diakses pada: diakses di: pelataransastrakaliwungu.com dan sangkararahpustaka.com. (her)