Pemprov Konsisten Bawa Produk UMKM Jateng Makin Mendunia

Borobudur Indonesia Expo 2024
Sekda Jateng Sumarno meninjau sejumlah stan yang ikut memeriahkan Borobudur Indonesia Expo 2024 di Kota Magelang.

Semarang, Idola 92,6 FM-Berbagai upaya dilakukan Pemprov Jawa Tengah, untuk mengenalkan dan membawa produk UMKM provinsi ini makin mendunia tidak hanya unggul di Tanah Air saja.

Hal itu dilakukan, agar produk UMKM asal Jateng bisa menjangkau seluruh mancanegara dan diminati pasar luar negeri.

Sekda Sumarno mengatakan pihaknya juga intensif menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM, untuk bisa memasarkan produk UMKM Jateng ke dunia internasional. Hal itu dikatakan saat kunjungan ke Kota Magelang, belum lama ini.

Menurutnya, pemprov bersama Kementerian Koperasi dan UKM juga baru saja menggelar Borobudur Indonesia Expo 2024 pada 13-16 Juni 2024 kemarin di Kota Magelang.

Pameran tersebut diikuti 70 UMKM, dan nilai transaksi ditargetkan bisa mencapai Rp1 miliar lebih.

Sumarno menjelaskan, produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut merupakan produk UMKM dan ekonomi kreatif meliputi kain batik dan tas serta aneka kerajinan tangan.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu cara memertemukan para pelaku UMKM, dengan calon pembeli dalam negeri maupun mancanegara.

“Kegiatan Ini sebagai langkah mengembangkan kawasan Borobudur sebagai destinasi wisata prioritas. Candi Borobudur harus dikembangkan menjadi ekosistem ekonomi yang lebih komprehensif. Jadi, datangnya orang ke Borobudur tidak hanya berdampak pada destinasinya saja tetapi juga berdampak pada UMKM yang ada di sekitar Borobudur,” kata Sumarno.

Lebih lanjut Sumarno menjelaskan, pemprov tidak hanya memfasilitasi pameran produk saja tapi juga kegiatan pelatihan pembuatan produk kerajinan maupun makanan hingga mengemas produk dan sebagainya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Eddy S Bramiyanto menambahkan, Borobudur Indonesia Expo 2024 memfasilitasi para pelaku UMKM yang berasal dari Kota Magelang dan Kabupaten Magelang serta Purworejo.

Dari Kabupaten Magelang sebanyak 42 stan, Kota Magelang 20 stan dan Purworejo enam stan serta sponsor dua stan.

“Pameran ini adalah kedua kali setelah dilaksanakan pada tahun 2023. Tahun ini acaranya dimeriahkan festival makanan, pagelaran seni dan musik, parade musik tradisional, peragaan busana batik dan lomba foto candi serta kreasi konten video Instagram,” ucap Bram. (Bud)