Endang Senang Karena Rumahnya Jadi Terang Berkat Program Light Up The Dream

Petugas PLN
Petugas saat menyambungkan listrik gratis ke rumah warga di Salatiga.

Semarang, Idola 92,6 FM-Endang Riyanti, warga Kecandran Salatiga merasa senang karena rumahnya sekarang sudah menjadi terang.

Endang yang kesehariannya berjualan nasi goreng itu, menjadi salah satu penerima bantuan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD).

Selama ini, untuk kebutuhan listrik, Endang menyalur dari rumah tetangganya.

Namun, sekarang rumahnya sudah teraliri listrik karena PLN telah membantu penyambungan listrik gratis.

“Terima kasih kepada PLN, yang telah memberikan bantuan listrik gratis kepada saya dan keluarga,” ucap Endang.

Sementara Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani memberi apresiasi program dari PLN mewujudkan mimpi masyarakat yang belum berlistrik melalui PLN Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Mubarak 1445.

Yasip menjelaskan, dengan memiliki listrik sendiri bisa dikelola untuk penerangan dan kegiatan belajar anak serta bisa meningkatkan produktivitas sehingga usahanya semakin ramai.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Salatiga mengucapkan terima kasih kepada PLN, yang telah memberikan bantuan listrik kepada masyarakat yang belum menikmati listrik secara langsung dan penghargaan yang luar biasa kepada PLN,” kata Yasip.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah-Yogyakarta Mochamad Soffin Hadi menyatakan, menyambut Ramadan tahun ini pihaknya memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 269 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di wilayah Jateng-DIY.

Program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian insan PLN kepada masyarakat, karena para pegawai menyisihkan sebagian rejeki untuk menyalakan harapan kehidupan warga yang kurang mampu.

“Kami memberikan paket bantuan berupa pasang baru listrik secara gratis, satu titik lampu, satu stop kontak, token awal serta instalasi kelistrikan didalam rumah yang sudah dilengkapi sertifikat laik operasi dan Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik,” jelas Soffin.

Lebih lanjut Soffin menjelaskan, melalui program tersebut diharapkan penerima bantuan memiliki kemandirian energi bagi rumah tangganya sehingga dapat dipakai untuk berniaga meningkatkan taraf hidup atau minimal dapat digunakan untuk penerangan belajar anak di rumah. (Bud)

Artikel sebelumnyaKetika Isu Dinasti Politik “Dikutuk”, Apakah Parpol Kita Sudah Terbebas dari Feodalisme dan Dinasti Politik?
Artikel selanjutnyaWujud Sinergi Silaturahim Bangun Negeri, KPP Pratama Semarang Timur Beri Apresiasi ke Wajib Pajak