Jamaludin Nur Ridho, Petani Milenial dari Kabupaten Sleman Yogyakarta

Jamaludin Nur Ridho
Jamaludin Nur Ridho, Petani Milenial/Founder Jamal Farming dan Cendawan Jamur dari Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.(Foto: Jamaludin)

Sleman, Idola 92.6 FM – Terinspirasi dari bisnis budidaya jamur dari orangtuanya, sosok satu ini merintis usahanya. Di bawah naungan nama Jamal Farming, ia membuka usaha dan melebarkan sayapnya ke usaha tanaman hias, pembibitan, hingga penyediaan media tanam. Atas bisnis yang digelutinya, ia dinobatkan sebagai Juara III Pemuda Pelopor Kemenpora Tahun 2022, dan menjadi Young Ambassador YESS 2023.

Sosok anak muda ini adalah Jamaludin Nur Ridho, petani Milenial dari Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jamaludin adalah founder Jamal Farming dan Cendawan Jamur.

Di bawah tangan dingin Jamaludin, jamur diubah menjadi bahan baku yang tak hanya penting bagi pertanian berkelanjutan, tapi juga produk bernilai ekonomi tinggi. Bahkan produk jamurnya, sudah melanglang ke luar negeri.

Jamaludin Nur Ridho
Jamaludin Nur Ridho, Founder Jamal Farming dan Cendawan Jamur dengan usaha jamurnya. (Foto: Jamaludin)

“Target ekspor ke China, harga milenial, sekilo jamur Lingzhi 250 ribu,”tutur Jamaludin kepada radio Idola, pagi (05/07) tadi.

Menurut Jamaludin, jamur adalah komonditas baru, yang tak dikembangkan oleh petani lain. Untuk berhasil seperti sekarang ini, ia tak bisa sendiri. Harus melibatkan orang lain. “Kalau kita sendiri tak bisa, harus berkolaborasi,”tambah pemuda yang kini sedang menempuh pendidikan S-2 tersebut.

Jamaludin Nur Ridho
Nanas hasil kebun yang menggunakan kompos dari baglog jamur. Berat nanas ada yang mencapai 7 kg/buah.(Foto: Jamaludin)

Tak hanya menjadi petani milenial, pemuda kelahiran 2001 itu, juga aktif berorganisasi dan berbagi ilmu. Jamaludin menjadi Penyuluh Pertanian Swadaya. Sekretaris Wilayah Petani Milenial DIY, Kabid Petani Milenial Sleman, dan Relawan AmbulanMu Seyegan.

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Jamaludin Nur Ridho, Petani Milenial dari Kabupaten Sleman Yogyakarta. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya: