Kue Kering Dari Salatiga ke Nusantara, Usaha Sanyata Jadi Nyata

Sanyata
Sanyata menunjukkan sejumlah kue kering hasil produksinya sendiri.

Semarang, Idola 92,6 FM – Adalah Sanyata, warga Salatiga yang usianya sudah setengah abad lebih tapi semangat berusaha tidak pernah pudar.

Sanyata adalah pemilik kue kering dengan merek N&N Snack, yang mendapat penghargaan Best Influence Enterpreneur dari SMESCO pada 2017 lalu.

Saat ditemui di rumahnya, Sanyata membagikan kisah inspiratif saat membangun bisnis kue kering yang digelutinya.

Sanyata berkisah, pada 2004 lalu dirinya berada di titik terendah dan harus menutup usaha yang digeluti karena mengalami kebangkrutan.

“Saat itu, saya merasa hidup saya benar-benar hancur. Melihat semua yang sudah saya kerahkan hilang lenyap begitu saja karena ketidaktahuan saya tentang mengelola pendapatan dan pengeluaran yang ada,” kata Sanyata seperti dikutip dari rilis Pertamina, Jumat (21/6).

Sanyata menjelaskan, di saat kebangkrutan itu dirinya harus menjual semua harta bendanya untuk menutup kerugian usahanya itu.

Bahkan, rumah dan kendaraan yang dimiliki juga ikut dijual demi bisa bertahan hidup.

“Saya bekerja sebagai buruh pabrik di Salatiga dengan gaji pas-pasan. Itu saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kenangnya.

Namun bukan Sunyata kalau menyerah dengan keadaan.

Dirinya lantas memantapkan hati, untuk kembali memulai usaha baru.

“Entah kenapa, keadaan sulit yang sudah saya lewati justru mendorong saya jadi lebih nekat untuk merintis usaha baru. Awalnya saya berpikir setiap kali bertamu ke rumah-rumah saudara dan tetangga, pasti ada kue kering yang disuguhkan. Baik itu pada hari-hari besar atau hari biasa. Dari situ saya melihat ada peluang dalam usaha ini,” jelas Sanyata.

Sanyata berbagi rahasia, bahwa tidak ada resep khusus kecuali nekat dalam memelajari produksi kue-kue kering.

Dengan tekad yang kuat, Sanyata merintis usaha kue kering di rumahnya.

“Saya tidak akan menyerah, setiap kegagalan memberikan pembelajaran. Saya harus terus mencoba dan berusaha lebih baik. Saya ingin menunjukkan kepada anak-anak dan orang-orang disekitar saya bahwa dalam hidup, kita harus selalu bangkit meskipun jatuh berkali-kali. Tidak ada yang bisa menghalangi tekad kita kecuali diri kita sendiri,” tegasnya.

Berkat kegigihan dan semangat yang kuat itu, lantas mengantarkan Sunyata meraih berbagai penghargaan.

Beberapa penghargaan yang diraih di antaranya Best Influence Enterpreneur yang diselenggarakan SMESCO pada 2017, dan nama produknya telah terpublikasi pada media-media massa dari siaran televisi lokal hingga kanal YouTube dinas serta pemerintahan.

Sanyata juga menjalin jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak, dan salah satunya bergabung menjadi mitra binaan Pertamina pada 2019 dalam Program Kemitraan atau Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK).

Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho menyatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk terus menggerakkan perekonomian Indonesia dengan memerkuat usaha mikro dan kecil (UMK).

Menurutnya, PPUMK diatur dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor PER-6/MBU/09/2022.

“PPUMK merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility yang dijalankan Pertamina untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Indonesia,” ucap Brasto. (Bud)