Mengenal Magi Farm Bali bersama Ima Rida

Ima Rida
Ima Rida-Aktivis Lingkungan/Co-founder dan CMO Magi Farm Denpasar Bali.(Foto; Ima)

Denpasar, Idola 92.6 FM – Dalam semangat keberlanjutan, sampai September 2023, sosok satu ini bersama lembaga yang dikelolanya telah berhasil mengubah 5 ton sisa makanan menjadi produk bermanfaat yang ramah lingkungan. Atas dedikasinya, ia di menerima apresiasi penghargaan SATU Indonesia 2023- tingkat provinsi kategori lingkungan.

Sosok itu adalah Ima Rida, aktivis lingkungan/Co-founder dan CMO Magi Farm Denpasar Bali. Menurut Ima, sampah organik seperti kulit buah yang menumpuk menjadi sumber bau tidak sedap dan mencemari lingkungan. Hal ini kemudian diolah dengan dengan bantuan si kecil maggot dari Magi Farm.

Menurut Ima, awal mula kepedulian memilah sampah, hingga mengubah sampah organik jadi bermanfaat berawal dari masalah pribadinya. Karena setelah sampah di rumah dipilah, ternyata oleh petugas sampah dicampur lagi, untuk dibawa ke TPA.”Jadi tetap merasa bersalah,”tutur Ima kepada radio Idola, pagi (12/02) tadi.

Kompos dan Maggot olahan Magi Farm Denpasar
Kompos dan Maggot olahan Magi Farm Denpasar. (Foto; Ima)

Ia kemudian melakukan pemilihan dan memrosesnya. Tiap hari sampah makanan ada saja. Sisa sampah makanan terurai jadi kompos. Tapi itu sangat cepat.”Jadi gak ke kejar. Mikir deh, harus ada solusi, agar kekejar. Akhirnya ketemulah black soldier fly si maggot,”tambah Ima yang akhirnya fokus mengurus Magi Farm sejak tahun 2023.

Maggot adalah larva yang kerap kali diasosiasikan dengan lalat dan tahap ini menjadi kunci dalam siklus hidup serangga metamorfosis sempurna. Maggot adalah agen pengurai yang efektif berperan dalam mengurai materi organik yang sudah mati, seperti bangkai hewan dan sisa-sisa tumbuhan. Meski terlihat menjijikkan nyatanya maggot memiliki banyak peran penting dan bermanfaat.

Lalu bagaimana hasilnya? Siapa saja yang digandeng Ima untuk proyek ini?

Selengkapnya, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Ima Rida, aktivis lingkungan/Co-founder dan CMO Magi Farm Bali. (yes/her)

Simak podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaKarena Banjir, KPU Rekomendasikan Pemungutan Suara Susulan di Kecamatan Karanganyar Demak
Artikel selanjutnyaBawaslu: Distribusi Logistik Pemilu ke TPS Harus Diawasi Ketat